Panitia wisuda diduga keracunan beras plastik, ini jawaban STPB
Tidak ada beras plastik dalam menu yang disajikan untuk panitia wisuda angkatan 2010 tersebut.
Spekulasi muncul usai puluhan mahasiswa dan karyawan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (STPB) terkapar lantaran diduga keracunan makanan pada Rabu (20/5). Beras plastik yang merebak belakangan dalam pemberitaan dikhawatirkan menjadi penyebabnya.
STPB langsung mengklarifikasi spekulasi tersebut. Melalui Pembantu Ketua I Bidang Akademik Ganef Pah, memastikan tidak ada beras plastik dalam menu yang disajikan untuk panitia wisuda angkatan 2010 tersebut.
"Sudah dipastikan itu enggak ada. Itu beras biasa. Sudah bicara juga sama yang buat makanan itu," katanya saat ditemui di kampus STPB, Jumat (22/5).
Pihak kampus sendiri memesan konsumsi untuk panitia wisuda sebanyak 146 paket. Dalam menu nasi uduk yang dipesan berisi telur dan ayam goreng.
"Dari 146 itu ternyata tidak semuanya keracunan. Hanya 53 saja," jelasnya. Bahkan ada panitia yang makan hingga dua porsi satu orangnya. Tapi panitia tersebut tidak mengalami gejala mual dan pusing.
Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk penanganan lebih lanjut. Adapun sampel makanan sudah diserahkan kepada Dinkes Kota Bandung dan BPOM.
"Makanan sudah diambil untuk sample, dan saat ini sedang dalam pemeriksaan, untuk sementara diduga disebabkan karena toksin yang berasal dari makanan," ungkapnya.
Dari 53 korban lanjut dia, tinggal 5 orang yang masih dalam penanganan medis. Sisanya sudah berangsur membaik dan dibawa pihak keluarga.
(mdk/siw)