Panglima TNI sebut hempasan angin penyebab Heli MI-17 jatuh
Hari ini korban luka atas nama Mendan Bilung dilaporkan meninggal dunia. Korban tewas menjadi 14 orang.
Panglima TNI Jenderal Moeldoko menjelaskan penyebab jatuhnya pesawat Heli MI-17 milik TNI Angkatan Darat karena hempasan angin kencang ketika akan mendarat di Malinau, Kalimantan Utara, Sabtu (9/11). Angin membuat heli tak bisa dikendalikan.
"Hempasan angin ini tak bisa dihindari sehingga bagian ekor helikopter menabrak pohon. Akibat tabrakan tersebut, heli semakin tak terkendali hingga akhirnya terguling dan terbakar lantaran ada bahan bakar minyak (BBM) di bagian pesawat," kata Panglima TNI di sela-sela acara Operasi Kebangsaan dengan tema 'Mari Bung Lebih Indonesia Lagi' di Gedung Kesenian Pasar Baru Jakarta, Senin (11/11) malam.
Moeldoko mengatakan, penyebab itu terungkap berdasarkan hasil investigasi sementara yang dilakukan oleh TNI AD. Namun, kata dia, Mabes TNI juga tetap melakukan investigasi.
"Saya ingin mencari penyebab yang sesungguhnya agar ke depan bisa dihindari," kata Moeldoko .
Panglima TNI menegaskan penyebab jatuhnya helikopter buatan Rusia itu bukan disebabkan oleh 'human error' atau kerusakan mesin, melainkan karena faktor cuaca.
"Bukan human error atau kerusakan mesin. Helikopter dalam kondisi baik, bahkan sebelum ke Malinau, heli sempat terbang ke suatu tempat dari Kota Tarakan," katanya seraya menargetkan investigasi akan selesai pada pekan ini.
Ia menambahkan alutsista buatan tahun 2010 itu merupakan helikopter yang cukup handal, bahkan dirinya seringkali menggunakannya.
"Saya meyakini helikopter ini bandel (handal), saya sering pakai helikopter MI-17 ini," katanya.
Seperti diketahui, helikopter MI-17 milik TNI AD jatuh di Pos Long Bulan Malinau, Kalimantan Utara, Sabtu (9/11) sekitar pukul 10.45 Wita. 13 Orang (5 militer dan 8 sipil) tewas seketika dalam kecelakaan ini. Sementara 6 orang ( 2 militer dan 4 sipil) mengalami luka bakar.
Hari ini korban luka atas nama Mendan Bilung dilaporkan meninggal dunia. Dengan demikian, korban tewas akibat kecelakaan menjadi 14 orang.
(mdk/ren)