Panglima TNI : Oknum yang terlibat kita tindak
"Jika dalam kegitan itu ada keterlibatan oknum TNI, oleh karena itu saya sangat berkomitmen untuk menindak,"
Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Laksamana Agus Suhartono menyatakan akan menindak tegas oknum TNI yang terlibat dalam penyerangan geng motor.
"Jika dalam kegiatan itu ada keterlibatan oknum TNI, oleh karena itu saya sangat berkomitmen untuk menindak," terang Laksamana Agus Suhartono kepada wartawan, Rabu (18/4).
Dia menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan penyidikan dengan pihak kepolisian. Dia juga mendukung jika dilakukan pemeriksaan terbuka.
Sebelumnya, sekelompok pengendara motor menggunakan pita kuning diduga anggota TNI Angkatan Laut menyerang beberapa pemuda di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Shell Sunter.
Motif penyerangan itu diduga balas dendam karena teman mereka, Kelasi Arifin, tewas dikeroyok geng motor di Kemayoran, Jakarta Pusat.
Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Metro Jaya Irjen Untung S. Rajab mengaku sudah menghubungi Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Soeparno, untuk mengkonfirmasi kabar itu. TNI AL membantah keterlibatan anggotanya, tapi mereka mau membantu polisi mengusut kasus itu.
Kelompok geng motor lainnya sempat beraksi dan membuat keributan di toko swalayan Seven Eleven, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat dini hari. Akibat peristiwa itu tiga orang pengunjung terluka.
Tiga orang itu adalah Robbi (21) luka robek pada telapak tangan kanan, Ade Firmanto (20) luka robek pada kepala belakang dan tangan kanan bengkak, Ramdan (23) luka sobek pada telapak tangan kanan.(mdk/did)