Panglima TNI: Jangan Disamakan Semua Daerah di Papua Rawan
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengimbau agar tidak mempersepsikan Papua menjadi daerah yang rawan usai pembakaran pesawat milik Susi Air oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Menurut Yudo, di beberapa distrik Papua juga ada yang aman dari teror KKB.
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengimbau agar tidak mempersepsikan Papua menjadi daerah yang rawan usai pembakaran pesawat milik Susi Air oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Menurut Yudo, di beberapa distrik Papua juga ada yang aman dari teror KKB.
"Oh ada (daerah aman). Jadi di Papua itu jangan disamakan terus semuanya menjadi daerah yang rawan. Ada masyarakat di distrik itu yang aman," kata Yudo usai Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (8/2).
Yudo mengatakan, penyerangan terhadap para pekerja pembangunan Puskesmas tak bisa disimpulkan wilayah tersebut rawan. Yudo menilai daerah tersebut sebelumnya aman melihat pembangunan Puskesmas yang direncanakan pemerintah setempat.
"15 orang ini kan lagi membangun Puskesmas artinya di situ ada kelompok masyarakat yang hidup dengan aman. Semua daerah di sana kan gitu. Jadi jangan membayangkan semua daerah itu terjadi seperti itu," tutur dia.
Menurut Yudo, KKB merupakan kelompok kecil yang kerap mengganggu masyarakat di beberapa titik. Yudo menyebut ada empat daerah rawan yang kerap diteror KKB yaitu Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Mimika, Kabupaten Puncak dan Kabupaten Nduga.
"KKB ini kelompok-kelompok kecil di suatu daerah yang mengganggu masyarakat yang aman di situ. Tidak semuanya, kita petakan ada 4 daerah yang ada kerawanannya yang diganggu gitu," kata dia.
15 Pekerja Pembangunan Puskesmas Disandera KKB Dievakuasi
15 pekerja pembangunan Puskesmas di Nduga, yang disandera KKB dievakuasi tim gabungan TNI dan Polri. 15 pekerja bangunan itu dievakuasi dari Distrik Kenyam, Rabu (8/2).
"Bahwa 15 warga sipil yang disandera oleh gerombolan KKB, saat ini berhasil diamankan dan dievakuasi oleh Aparat gabungan TNI/Polri di Distrik Kenyam, Rabu (8/2/2023)," kata Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa dalam keterangannya, Rabu (8/2).
Dia menjelaskan, untuk proses evakuasi ini dilakukan dengan menggunakan helikopter dan dibawa ke Distrik Kenyam. Saat ini para warga sipil tersebut berada di Kenyam dan mendapatkan perawatan dari tim medis.
"Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kerjasamanya, sehingga proses evakuasi para warga sipil pekerja pembangunan Puskesmas dapat berjalan aman dan lancar," ujar dia.
Berikut Daftar 15 Pekerja Bangunan Puskesmas Sempat Disandera KKB:
1. GY (Key)
2. DW (Key)
3. TB (Key)
4. IB (Seram)
5. SW (Key)
6. MY (Key)
7. GR (Key).
8. FRR (Key)
9. YPS (Batak)
10. RW (Key)
11. AH (Key)
12. MH (Key)
13. AK (Key)
14. AR (Key)
15. WEH (Key)