Panglima TNI berpesan agar prajurit TNI tak mudah diadu domba dengan Polri
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meminta para calon perwira remaja (Capaja) agar tak mudah terprovokasi dan diadu domba. Hal itu disampaikan saat memberikan pembekalan terhadap 725 Capaja di Gor Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meminta para calon perwira remaja (Capaja) agar tak mudah terprovokasi dan diadu domba. Hal itu disampaikan saat memberikan pembekalan terhadap 725 Capaja di Gor Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
"Jangan mudah diadu domba, lakukan koordinasi yang baik setiap ada permasalahan. TNI-Polri terlahir dari rakyat, oleh karena itu, tetap jaga kepercayaan masyarakat kepada TNI-Polri secara bertanggung jawab," kata Hadi, Jakarta Timur, Rabu (18/7).
Mantan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) ini mengungkapkan, pilihan menjadi prajurit TNI dan Polri sangatlah mulia. Oleh karena itulah dia juga meminta agar seluruh prajurit TNI dan Polri menjaga harga diri, kehormatan satuan, dan nama baik dengan tidak melakukan perbuatan yang merusak citra TNI dan Polri di masyarakat.
"Jadilah contoh tauladan atas pelaksanaan aturan, sehingga menginspirasi anak buah dan masyarakat untuk berbuat hal yang baik dan benar," ungkapnya.
Panglima juga meminta seluruh Capaja agar menjadi perwira yang andal dan profesional.
"Jadilah Perwira andal yang berkarakter, berintegritas, berkomitmen dan profesional," tandasnya.
Baca juga:
3 Tokoh ini kariernya moncer pada era Presiden Jokowi
Panglima TNI ingatkan calon prajurit waspadai perkembangan Cyber
Panglima TNI Hadi dan Kapolri Tito kunjungi korban selamat KM Sinar Bangun
Cerita Kapolri di balik naiknya tunjangan Polri dan TNI
Anggota DPR kritik Panglima TNI selalu pakai PDL loreng
Gaji Babinsa naik 700 persen, Panglima TNI minta kinerja ditingkatkan