LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Panglima TNI akan Copot Anak Buah yang Gagal Padamkan Karhutla di Riau

Meski begitu, dia mengungkapkan, pencegahan dan penanggulangan karhutla bukan tanggung jawab pemerintah pusat, TNI maupun Polri semata. Pemerintah daerah mulai dari gubernur, bupati, wali kota dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) harus ikut berperan tanpa kecuali.

2019-09-14 20:33:00
Kebakaran Hutan Riau
Advertisement

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berkomitmen akan mencopot anak buah di jajarannya yang gagal menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Keputusan tersebut diambil menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo.

"Itu perintah (Presiden) dan akan dilaksanakan," katanya di Kota Pekanbaru, Sabtu (14/9).

Meski begitu, dia mengungkapkan, pencegahan dan penanggulangan karhutla bukan tanggung jawab pemerintah pusat, TNI maupun Polri semata. Pemerintah daerah mulai dari gubernur, bupati, wali kota dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) harus ikut berperan tanpa kecuali.

Advertisement

Dalam kesempatan itu, Hadi menegaskan, akan menambah 350 personel gabungan untuk memperkuat upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.

"Kita akan tambah kekuatan personel 350 orang dari TNI, Polri dan lainnya. Mereka akan bawa peralatan untuk padamkan karhutla," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Tambahan 350 personel tersebut akan memperkuat Satgas Karhutla Riau yang memadamkan api dari darat, yang kini jumlahnya sekitar 5.800 orang.

Advertisement

Selain itu, Hadi mengatakan, akan menambah pesawat untuk modifikasi cuaca atau hujan buatan, yakni mendatangkan pesawat CN 295 yang berkapasitas 2,5 ton garam untuk menyemai awan. Sebelumnya, Panglima TNI juga sudah menambah satu Cassa 212 untuk operasi hujan buatan yang berkapasitas satu ton.

Dengan begitu, total ada tiga pesawat untuk melakukan penyemaian garam ke awan, yakni dua pesawat Cassa dan CN 295. Ketiga pesawat itu akan berada di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

"Sehingga tambahan pesawat ini, dalam sehari Satgas bisa semai atau sebar garam kurang lebih tujuh ton," tutup Hadi.

Baca juga:
Atasi Karhutla Riau, Jokowi Minta Panglima TNI hingga Kapolri Turun Tangan
BNPB: 99 Persen Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan Adalah Manusia
Perjuangan Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla Pekanbaru di Kegelapan
Penyebab Udara di Pekanbaru Menguning, 40.000 Hektare Lahan Terbakar
Menhub Budi Akui Transportasi Udara di Riau Terganggu Kabut Asap
Pantauan Udara Kondisi Lahan Gambut di Riau yang Hangus Terbakar
Kabut Asap Kian Parah, Warga Riau Gelar Salat Minta Hujan

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.