LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Panglima tegaskan aksi makar tak hanya urusan Polri tapi juga TNI

Panglima tegaskan aksi makar tak hanya urusan Polri tapi juga TNI. "Saya ingatkan, prajurit saya bukan penakut setiap ada tugas di manapun juga pasti mereka berebut, yang tidak tugas akan minta tugas," tegas Gatot.

2016-11-21 16:08:17
Panglima TNI Gatot
Advertisement

Polri dan TNI mengakui telah menerima informasi adanya agenda tersembunyi yang mengarah kepada makar atau menggulingkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam aksi unjuk rasa pada 25 November nanti. Di mana kelompok itu akan menduduki gedung DPR dan MPR untuk menjatuhkan pemerintahan Jokowi.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan jika tujuan aksi unjuk rasa untuk melakukan makar, prajuritnya siap menindak tegas. Dikatakan Gatot persoalan makar bukan hanya urusan Polri tapi menjadi urusan TNI juga.

"Selanjutnya apabila yang dikatakan Kapolri, ada tindakan makar maka itu bukan urusan polisi saja tapi sudah urusan TNI," kata Gatot di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Senin (21/11).

Gatot meminta semua pihak sepakat untuk membangun Indonesia dalam keadaan sulit. Masyarakat diminta tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Masyarakat harus tenang, ada segelintir kelompok masyarakat yang tidak bertanggung jawab membuat masyarakat tidak tenang," ujarnya.

Jenderal bintang empat ini pun menegaskan, prajuritnya sudah disiapkan untuk mengawal aksi unjuk rasa nanti. Dikatakan dia, prajurit TNI yang bertugas di manapun sudah siap jihad membela NKRI baik dari segi agama apapun.

"Saya ingatkan, prajurit saya bukan penakut setiap ada tugas di manapun juga pasti mereka berebut, yang tidak tugas akan minta tugas. Jiwa mereka ingin jadi pahlawan. Kejadian ini tidak boleh berlarut-larut yang menghambat untuk masyarakat hidup tenang," pungkas Gatot.‎

Baca juga:
Ketua MPR imbau tak ada demo 2 Desember
Kapolri Tito tegaskan proses hukum Ahok masuk babak akhir
Intelijen TNI dan Polri cari aktor demo 25 November dan 2 Desember
Kapolri Tito akui terima info ada rencana makar tanggal 25 November
PAN klaim partai politik tahu diri & tak mobilisasi massa demo Ahok
Menko Wiranto tegaskan tak larang ormas lakukan aksi demo 2 Desember

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.