Panglima: Saya yang tembak pelaku jual beli suku cadang pesawat
Jenderal Moeldoko akan menindak tegas personel TNI yang terlibat dalam jual beli suku cadang ilegal pesawat di Bandung.
Panglima TNI Jenderal Moeldoko akan menindak tegas personel TNI yang terlibat dalam jual beli suku cadang ilegal pesawat di Bandung, Jawa Barat. Bahkan dia akan menembak sendiri pelakunya jika terbukti bersalah.
"Kalau terbukti bersalah, bisa dihukum mati, saya sendiri yang nembak," kata Moeldoko di Mabes TNI, Jakarta, Kamis (12/3).
"Tindakan tidak profesional, harus ditindak tegas," imbuhnya.
Seperti diketahui, Kemarin tim gabungan Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Jawa Barat berserta Staf Pengamanan (Spam) TNI AU menangkap salah seorang tersangka, Prihanto di sebuah rumah makan di Jalan Alternatif, Cibubur, Jakarta Timur.
Dari tangan mantan karyawan PT Dirgantara Air Service tersebut, aparat menemukan barang bukti berupa 28 item suku cadang pesawat Cassa 212, diantaranya power brake valve, slaving acc, four way valve, fuel press, hyraulic press, limited valve, accumulator, compensator, amlpifier, arm lower torque, bolt torque, engine mount, Swicth, dan lain-lain.
Berdasarkan data yang dihimpun, Prihanto mendapatkan barang-barang tersebut dari oknum TNI AU di Lanud Atang Sanjaya, Bogor dan oknum TNI AU dari Lanud Halim Perdana Kusuma dan dijual ke sindikat lain untuk dilimpahkan ke perusahaan rekanan pengadaan spare part pesawat TNI AU.(mdk/dan)