Panglima baru harus prioritaskan alutsista & kesejahteraan prajurit
Anggota Komisi I DPR, Pramono Anung Wibowo menilai masalah alutsista dan kesejahteraan prajurit menjadi PR utama TNI.
Anggota Komisi I DPR, Pramono Anung Wibowo menegaskan mendukung penuh wacana pembaruan Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) TNI. Hal tersebut menanggapi kecelakaan pesawat Hercules di Medan di Jl Jamin Ginting, Medan, Selasa (30/6) siang.
"Kalau melihat permasalahan yang ada, alutsista kita sudah mengalami berbagai macam kemajuan. Apalagi setelah embargo berhenti sudah beberapa modernisasi, tapi belum cukup dan hal ini terbukti dengan berbagai macam kejadian termasuk kejadian yang di Medan," kata Pramono di Kompleks Parlemen DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7).
Pramono menegaskan bahwa permasalahan tersebut menjadi tugas panglima TNI yang baru. Karena menurutnya, bagaimanapun negara Indonesia sebagai negara kepulauan dan maritim. Dia menyimpulkan bahwa Indonesia memerlukan alat pertahanan yang kuat.
Selain modernisasi alutsista, menurut Pramono, tugas panglima TNI yang baru harus meningkatkan kesejahteraan prajurit. Hal tersebut berupa tunjangan secara personal. Dia mengklaim bahwa adanya kerusuhan antar aparatus keamanan negara disebabkan minimnya pemenuhan kebutuhan oleh negara.
"Kita masih sering melihat terjadi bentrokan di TNI, permasalahannya itu kesejahteraan. Jadi tugas TNI yang pertama modernisasi alat pertahanan dan kedua mensejahterakan anggotanya," tuturnya.
Baca juga:
PDIP akan cecar Jenderal Gatot soal kesejahteraan prajurit TNI
Ini yang bakal dicecar DPR ke Jenderal Gatot di tes calon Panglima
Besok, DPR uji Jenderal Gatot sebagai calon Panglima TNI
29 Juni, DPR gelar fit and proper tes calon KaBIN dan Panglima TNI
Tak seperti Panglima, Jokowi minta pertimbangan DPR soal Sutiyoso
Jenderal Gatot ingin Indonesia perkuat ketahanan pangan
Dengar aspirasi rakyat, DPR tunda uji kelayakan Panglima TNI & Kabin