Pangdam Wirabuana sangkal Dandim Makassar & Haji Nasri berbisnis
Menurut Agus tentara tidak boleh berbisnis apalagi masuk ke tempat hiburan malam.
Haji Nasri (47), pengusaha ternama asal Kabupaten Gowa bersama istrinya, Uci (30), merupakan dua di antara lima warga sipil ikut diciduk saat Dandim 1408/BS Makassar, Kolonel Jefry Oktavian Rotti dan Kepala Pusat Komando Pengendalian Operasi (Kapuskodal Ops) Kodam VII/Wirabuana, Letkol Budi Santoso pesta narkoba. Keduanya mengaku bicara soal bisnis.
Pangdam VII/Wirabuana, Mayjen TNI Agus Surya Bakti menuturkan tidak ada pembahasan bisnis antara anak buahnya dan Nasri.
"Aparat atau prajurit TNI tidak boleh masuk Tempat Hiburan Malam (THM), tidak boleh berbisnis. Kalau alasannya, bicara bisnis di THM, ngarang itu. Tanya saja sama Haji Nasri itu," kata Agus, Jumat (8/4).
Atas kasus pesta narkoba, Agus merasa perlu ada peringatan tegas kepada prajurit. Maka dari itu, dia meminta para prajurit TNI tetap berbakti kepada bangsa dan negara.
Baca juga:
Nasib Dandim pemadat di ujung tanduk
Cerita Dandim pemadat terjunkan prajurit buat jaga pesta sabu
Kasus Dandim Makassar dianggap mirip perkara Raffi Ahmad
Sabu Dandim Makassar diduga zat baru, BNN Sulsel lepas 4 warga sipil
Pagi ini Pangdam Kodam Wirabuana mendadak minta perwira tes urine