Pakar Bahasa Indonesia, JS Badudu meninggal dunia di RSHS Bandung
JS Badudu adalah Guru Besar Linguistika di Unpad dan dikenal luas sebagai pembawa acara Pembinaan Bahasa Indonesia.
Pakar Bahasa Indonesia, Jusuf Sjarif Badudu atau yang lebih dikenal JS Badudu meninggal dunia di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung malam ini. JS Badudu meninggal sekitar pukul 22.10 WIB setelah dua hari dirawat di RSHS Bandung.
Kabar duka ini dikabarkan oleh cucu JS Badudu, Ananda Badudu. Menurut Ananda, sang kakek sejak dua hari lalu dirawat di RSHS karena stroke.
"Kakek memang sudah dua hari ini dirawat di RSHS Bandung karena stroke. Semasa hidup kakek memang sudah beberapa kali kena stroke," ujar Ananda kepada merdeka.com, Sabtu (12/3).
Menurut Ananda, besok jenazah akan disemayamkan di rumah duka di Bukit Dago Selatan. Namun untuk pemakamannya belum bisa dipastikan.
"Untuk pemakaman belum ada kabar dari keluarga besar, tetapi besok akan disemayamkan di rumah duka," ujarnya.
JS Badudu meninggalkan 9 anak dan 23 cucu. Ananda sendiri adalah cucu ke tujuh. "Saya cucu ke tujuh," imbuhnya.
JS Badudu lahir di Gorontalo pada 19 Maret Tahun 1926. Dia adalah Guru Besar Linguistika pada Universitas Padjadjaran dan dikenal luas di masyarakat sebagai pembawa acara Pembinaan Bahasa Indonesia (1974-1979) di TVRI.(mdk/hhw)