LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pakai pin bintang kejora, aktivis Papua Filep Karma sempat diamankan polisi

Pihak kepolisian Bandara Soekarno-Hatta mengamankan aktivis pro kemerdekaan Papua Filep Karma, Selasa (2/1) kemarin. Penyebabnya, Filep mengenakan pin bergambar bintang kejora yang menempel di pakaiannya.

2018-01-03 15:08:50
Organisasi Papua Merdeka
Advertisement

Pihak kepolisian Bandara Soekarno-Hatta mengamankan aktivis pro kemerdekaan Papua Filep Karma, Selasa (2/1) kemarin. Penyebabnya, Filep mengenakan pin bergambar bintang kejora yang menempel di pakaiannya.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Agama Yusef mengatakan, kala itu Filep mengaku bahwa sejak dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Jakarta, dia sempat dicurigai oleh salah satu anggota TNI yang kebetulan berada di pesawat. Sehingga anggota itu menegur Filep karena atribut yang dikenakannya.

"Dia dibawa POM AU dan Avsec setelah diminta keterangan terkait adanya atribut dari kertas diduga ada lambang bintang kejora. Kita ambil keterangan yang bersangkutan dan tadi saya sudah sampaikam ke pimpinan," ujarnya di Polda Metro Jaya, Rabu (3/1).

Advertisement

Aktivis Papua itu akhirnya dilepas oleh kepolisian dan sudah diserahkan kepada kuasa hukumnya.

"Tolong sebarkan. Saya hanya menerima limpahan dari POM AU dan Avsec, tidak ada penangkapan. Sekarang dia di Jakarta, sama pengacaranya," ujarnya.

Meskipun demikian, polisi nantinya akan memanggil kembali Filep apabila menemukan unsur pidana.

Advertisement

"Saya tanya hasil keterangan yang bersangkutan motivasinya mereka bilang hanya hanya senang dengan lambang itu tidak ada niat apapun. Tujuannya yang bersangkutan persiapan untuk ikut konferensi di Jerman terkait HAM," pungkasnya.

Filep Karma adalah bekas tahanan politik yang menyuarakan Papua merdeka. Usianya kini 58 tahun. Dia sempat memimpin pengibaran bendera Bintang Kejora di Biak pada 1998 dan dipenjara. Namun dua tahun kemudian dia dibebaskan. Pada 2004, dia kembali melakukan aksi serupa sehingga dituduh makar. Filep dihukum 15 tahun penjara namun akhirnya dibebaskan pada 19 November 2015.

Baca juga:
Petisi rahasia gerakan Papua Barat Merdeka kandas di PBB
Sebelum ditangkap, massa aktivis Papua arak bendera OPM ke Istana
Coba terobos Istana Merdeka, massa aktivis Papua ditangkap
Kapolda Papua minta anak buahnya jaga masyarakat saat HUT OPM
Kisah TNI merangkul OPM kembali ke pangkuan ibu pertiwi

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.