LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pakai mobil istri, pria lepaskan tembakan di Gandaria eks dokter RSPAD

Pakai mobil istri, pria lepaskan tembakan di Gandaria eks dokter RSPAD. Dugaan sementara pelaku marah karena sopirnya dimintai uang parkir oleh petugas.

2017-10-07 20:40:33
TNI Koboi
Advertisement

Pihak kepolisian memastikan pria yang melepaskan tembakan dan penganiayaan terhadap petugas parkir Mall Gandaria City, Jakarta Selatan, bukan anggota TNI. Dari hasil pemeriksaan sementara polisi menyebut pelaku pensiunan dokter di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD).

"Pelaku dulu berprofesi seorang dokter klinik spesialis di RSPAD tapi sudah pensiun," kata Kapolres Jakarta Selatan Iwan Kurniawan saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (7/10).

Pelaku mengaku bernama Dr dr Anwari, SH, SpKFR, MARS, MH. Dari pengakuannya mobil dinas berpelat nomor TNI 1058-45 merupakan milik istrinya yang bertugas sebagai dokter di RSPAD.

"Pelaku itu naik mobil istrinya. Istrinya juga dokter di RSPAD," ujar Iwan.

Dugaan sementara pelaku marah karena sopirnya dimintai uang parkir oleh petugas. Sebab saat itu pelaku datang dengan diantar sopir.

"Terus pas keluar dimintai uang parkir, sudah dikasih kemudian naik ke atas sopir cerita sama pelaku. Kemudian pelaku diminta ke bawah. Di bawah ini dikonfirmasi sama tukang parkirnya, mungkin jawab dapat tidak puas kemudian berselisih," ujar dia.

Sementara senjata yang digunakan pelaku mengaku membeli dari seseorang. Namun keterangan itu masih didalami kepolisian termasuk alasan pelaku melepaskan tembakan hingga melakukan penganiayaan.

"Penyelidikan masih didalami. Pelaku mengaku membeli dari seseorang tapi udah lupa waktu dan dari siapa belinya. Itu senjata tua jenis Walther 32 mili," pungkasnya.

Diketahui, insiden penembakan itu terjadi di basement 2 Mall Gandaria City. Korban saat itu tengah berjaga kemudian menagih biaya parkir terhadap pelaku yang mengendarai mobil dinas warna hijau dengan plat nomor 1058-45.

Saat ditagih biaya parkir pelaku malah bertanya kepada korban mengenai biaya gratis terhadap anggota TNI. Pertanyaan itu dijawab korban bahwa biaya gratis tak berlaku bagi anggota TNI maupun Polri kecuali tamu VIP maupun hotel.

Setelah itu pelaku pergi sembari membayar uang parkir senilai Rp 20 ribu. Namun tak berselang lama, pelaku datang bersama rekannya dan menghampiri korban.

Saat itulah penganiayaan terjadi. Dagu sebelah kiri korban dipukul. Pelaku lantas mengeluarkan senjata api dan meminta korban sujud tiarap serta mencium kakinya. Kemudian pelaku meletuskan tembakan ke atas area parkir.

Penganiayaan tersebut berhenti setelah pihak Managemen City melakukan musyawarah. Kendati begitu, kasus tersebut dilaporkan korban ke Polsek Kebayoran Lama.

Baca juga:
Kodam Jaya selidiki pria bermobil TNI lepaskan tembakan di Mall Gandaria City
Ribut ditagih parkir mal, seorang pria bermobil TNI lepaskan tembakan

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.