LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Padalarang Jadi Stasiun Terakhir Kereta Cepat, Ridwan Kamil: Ke Kotanya Naik Reguler

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo menyatakan pengamanan di lokasi proyek strategis nasional KCJB terus dilakukan, baik di sekitar jalur maupun saat proses Testing dan Commissioning.

2023-06-06 22:30:00
Kereta Cepat
Advertisement

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memastikan bahwa pemberhentian Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) berada di Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), bukan di Tegalluar, Kabupaten Bandung.

Menurut dia, hal tersebut merupakan kesepakatan awal saat tahap perencanaan proyek. Saat ini, penguatan terus dilakukan untuk memastikan semua siap saat layanan transportasi tersebut resmi digunakan.

Penguatan yang dimaksud meliputi pengerjaan infrastruktur dan penjagaan keamanan aktivitas illegal di sekitar jalur kereta. Ia optimistis kereta cepat bisa beroperasi sesuai dengan jadwal.

Advertisement

“Sesuai kesepakatan pemberhentian utama di Padalarang bukan di Tegalluar. Dari Padalarang ke kotanya nanti dengan kereta reguler yah. Yang Tegalluar masih diupayakan secara bertahap (proyek infrastruktur), tapi utamanya penguatan di zona itu (Padalarang),” kata Ridwan Kamil, Selasa (6/6).

“Kemudian keamanan jalur KCJB juga sudah kami upayakan, pembersihan kegiatan yang ilegal sudah kami dilakukan. Insyaallah, kalau sesuai janji dari KCJB Agustus kira-kira, harusnya lancar sampai di hari pengoperasiannya,” ia melanjutkan.

Advertisement

Terpisah, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo menyatakan pengamanan di lokasi proyek strategis nasional KCJB terus dilakukan, baik di sekitar jalur maupun saat proses Testing dan Commissioning.

Sebanyak 139 personel Polda Jabar dari berbagai polres melakukan penjagaan. Tujuannya, mengantisipasi adanya tindak pidana kriminal yang terjadi seperti pencurian, perkelahian, dan lain sebagainya.

“Selain pengamanan, Sosialisasi pun dilakukan kepada masyarakat yang dilintasi jalur KCJB. Personel yang bertugas menyatakan bahwa waspada terhadap pencurian walaupun sifatnya kecil, seperti baut ataupun kabel serta tembaga, namun jika hilang dapat berdampak besar, akibatnya sangat berbahaya, mengakibatkan kecelakaan kereta,” ucap Ibrahim.

“Personel Kepolisian bertugas secara masif melaksanakan patroli dan imbauan agar keluar masuk karyawan dan security melalui pintu depan Depo sambil menunggu progress pintu belakang. Diingatkan pula pada kesempatan tersebut, agar security lebih ketat terhadap ID pengenal untuk karyawan atau orang yang tidak berkepentingan,” pungkasnya.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.