Pacu Motor Terobos Perlintasan di Cisauk, Kakek 62 Tahun Tewas Disambar Kereta
Seorang kakek berinisial LB (62) tewas tersambar kereta komuter rute Tanah Abang-Rangkas Bitung di perlintasan dekat Stasiun Cisauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (29/9). Warga Muncul, Tangerang Selatan itu dilaporkan menerobos palang pintu sebelum disambar kereta.
Seorang kakek berinisial LB (62) tewas tersambar kereta komuter rute Tanah Abang-Rangkas Bitung di perlintasan dekat Stasiun Cisauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (29/9). Warga Muncul, Tangerang Selatan itu dilaporkan menerobos palang pintu sebelum disambar kereta.
LB tewas dengan luka berat di bagian kepala dan tangan kanan. Jenazahnya kemudian dilarikan petugas ke RSUD Kabupaten Tangerang, guna proses lebih lanjut.
Kanit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Tangsel Iptu Nanda Setya Pratama menerangkan bahwa kecelakaan itu diduga terjadi karena sang kakek berusaha menerobos palang pintu rel KRL yang telah tertutup.
"Benar, korban kakek berusia 62 tahun warga Muncul, Kecamatan Setu. Meninggal dunia tertabrak KRL persis di palang pintu rel Stasiun Cisauk," ucapnya.
Kesaksian Warga
Nanda menyebutkan, berdasarkan keterangan saksi-saksi yang melihat kejadian itu, sang kakek berusaha menerobos rel kereta saat palang pintu telah tertutup.
"Korban melintas dari arah Polsek Cisauk menuju Simpang Asem. Saat melewati rel dekat Stasiun Cisauk, diduga korban menerobos palang pintu tersebut," jelas Nanda.
Nahas, saat korban akan melintasi rel, kereta komuter rute Tanah Abang-Rangkas Bitung melintas hingga korban bersama sepeda motor Honda Beat, yang dikemudikan terpental beberapa meter dari lokasi palang pintu.
Akibatnya, korban terpental dari sepeda motor dan mengalami luka-luka. LB terluka di bagian kepala dan tangan kanan.
Dia mengingatkan masyarakat pengguna jalan agar mendahulukan setiap kereta yang akan melintas. "Terlebih saat palang pintu kereta telah tertutup atau peringatan kereta akan melintas telah dibunyikan petugas," pungkas Nanda.
(mdk/yan)