Pacaran setahun kandas, pembunuh Ade Sara belum bisa 'move on'
Usai kandas dengan Ade Sara, Hafid menjalin hubungan dengan Asyifa Ramadhani (19), yang ikut membantu pembunuhan.
Ironis, hubungan yang kandas dan ingin dijalin kembali berujung maut bagi Ade Sara (19). Mahasiswi jurusan Psikologi Universitas Bunda Mulia (UBM) itu tewas di tangan Ahmad Imam Al Hafiz (19), yang pernah selama setahun jadi kekasih korban.
Hubungan keduanya diketahui kandas di akhir tahun 2012. "Korban dan pelaku Hafiz berpacaran sejak tahun 2012 dan putus akhir tahun 2012," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto , di kantornya, Jumat (7/3).
Usai kandas berpacaran dengan Ade Sara, Hafid pu menjalin hubungan dengan Asyifa Ramadhani (19) sejak tahun 2013. "Ade Sara, Hafiz dan Asyifa itu satu SMA, yakni SMA 36," tuturnya.
Kendati telah mempunyai kekasih baru, rupanya Hafid belum bisa 'move on' untuk melupakan Ade Sara. "Motif pelaku Hafiz dendam dan kecewa karena Ade Sara sudah tidak mau dihubungi lagi. Dan setiap diajak ketemuan korban tidak mau," ungkap Rikwanto .
Padahal, lanjutnya, Hafiz bermaksud ingin menjalin kembali hubungan dengan Ade Sara yang sudah kandas.
"Pelaku Hafiz ingin berpacaran lagi dengan korban sementara korban tidak mau," jelasnya.
Sedangkan, niat jahat pelaku Asyifa yang ingin menghabisi nyawa teman satu almamater di SMA 36 ini lantaran kekhawatirannya jika Hafiz yang kini pacarnya kembali menjalin hubungan dengan Ade Sara.
"Sedangkan Asyifa melakukannya karena merasa cemburu dan takut/khawatir bila Hafiz kembali berpacaran dengan korban," tandasnya.
Baca juga:
'Pembunuh Ade Sara dihukum mati saja'
Pembunuhan Ade Sara jadi perbincangan hangat mahasiswa UBM
Ade Sara disetrum dengan alat berbentuk microfon hingga pingsan
Keluarga & teman iringi pemakaman Ade Sara di TPU Pondok Kelapa
Pembunuhan Sara direncanakan Hafiz dan Asifah sepekan sebelumnya