OTT Wali Kota Batu, KPK amankan lima orang dan sita sejumlah uang
Dia mengungkapkan, saat ini mereka akan dibawa ke kantor polisi terdekat untuk dilakukan pemeriksaan awal. Berdasarkan informasi dihimpun merdeka.com, pemeriksaan dilakukan di Polda Jatim.
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan lembaganya terhadap kepala daerah di Jawa Timur. Dalam operasi kali ini, lembaga anti rasuah mengamankan sekitar 5 orang.
"Sekitar 5 orang diamankan, termasuk kepala daerah dan pejabat unit pengadaan. Sejumlah uang juga diamankan. Diduga pemberian terkait dengan fee proyek di daerah setempat," katanya saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (16/9).
Dia mengungkapkan, saat ini mereka akan dibawa ke kantor polisi terdekat untuk dilakukan pemeriksaan awal. Berdasarkan informasi dihimpun merdeka.com, pemeriksaan dilakukan di Polda Jatim.
"Sebagai tindakan awal, tim membawa 5 orang tersebut ke kantor kepolisian terdekat untuk dilakukan pemeriksaan awal. Kami akan informasikan lebih lanjut hasil OTT ini dalam konferensi pers besok," tutup Basaria.
Berdasarkan informasi yang dihimpun merdeka.com, Eddy Rumpoko diamankan KPK saat tengah berada di Rumah Dinas Wali Kota Batu. Kala itu dia tengah bersama pihak swasta. Dalam OTT kali ini KPK mengamankan barang bukti sejumlah uang yang tersimpan dalam tas.
OTT yang dilakukan oleh 16 orang penyidik ini terkait dugaan kasus suap atas proyek mubeler di Batu. Rencana malam ini, Eddy akan langsung di bawa ke kantor KPK.
Baca juga:
Nasib wali kota Batu mau lengser dan ditangkap KPK
Wali kota Batu ngaku lagi mandi saat ditangkap KPK
Wali kota Batu: Saya ini disangka apa? Uangnya di mana?
Pemkot Batu belum tahu Eddy Rumpoko ditangkap KPK
Sebelum diterbangkan ke Jakarta, wali kota Batu diperiksa di Polda Jatim
Kena OTT KPK, Wali Kota Batu diduga terima suap