LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

OTT Bupati Buton Selatan, KPK sita Rp 409 juta dan alat kampanye Cagub Sultra

OTT Bupati Buton Selatan, KPK sita Rp 409 juta dan alat kampanye Cagub Sultra. Penetapan tersangka keduanya berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Tim Satgas KPK. Dalam operasi senyap tersebut, tim penindakan KPK mengamankan uang Rp 409 juta dan alat kampanye salah satu calon gubernur Sulawesi Tenggara.

2018-05-24 21:43:42
Buton Selatan
Advertisement

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat sebagai tersangka kasus dugaan suap menerima hadiah atau janji untuk proyek di lingkungan Kabupaten Buton Selatan.

Agus diduga menerima Rp 409 juta dari pihak swasta, Tonny Kongres yang merupakan kontraktor PT Barokah Batauga Mandiri (PT BBM). Agus juga ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka keduanya berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Tim Satgas KPK. Dalam operasi senyap tersebut, tim penindakan KPK mengamankan uang Rp 409 juta dan alat kampanye salah satu calon gubernur Sulawesi Tenggara.

Advertisement

"Uang Rp 409 juta dan alat kampanye pemilihan gubernur Sultra yang ditemukan di kediaman S (Syamsudin) yang merupakan konsultan politik," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam jumpa pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (24/5).

Diduga, alat kampanye tersebut milik Cawagub Sultra Sjafei Kahar yang merupakan mantan Bupati Buton Selatan yang juga ayah kandung Agus Feisal Hidayat. Sjafei maju mendampingi mantan Bupati Kolaka Utara, Rusda Mahmud sebagai calon gubernur. Pasangan ini didukung oleh PKB, PPP, dan Partai Demokrat.

Terkait dugaan uang suap yang diterima Agus Feisal untuk biaya Pilkada sang ayah, Basari mengatakan, akan mendalami hal tersebut.

Advertisement

"Ya bisa saja, bisa saja tapi kita belum bisa menyatakan iya atau tidak hari ini, masih dalam proses, belum ada pembuktian yang mengatakan dana tersebut diberikan kepada ayahnya," kata Basaria.

Reporter: Fachrur Rozie

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Ini gepokan uang hasil OTT KPK di Buton Selatan
KPK tetapkan Bupati Buton Selatan tersangka suap proyek
Kena OTT, Bupati Buton Selatan dan 6 orang dibawa ke gedung KPK
Berstatus tersangka, Samsu Umar masih unggul di Pilkada Buton
Terbukti suap Akil Rp 1 M, Bupati Buton nonaktif dituntut 5 tahun bui
Jelang vonis, Bupati Buton nonaktif sambil menangis minta maaf ke ibu
Suap Akil Mochtar, Bupati non-aktif Buton Samsu Umar divonis 3 tahun 9 bulan bui

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.