Orangtua Meninggal karena Covid, 200 Pelajar di Karawang Dapat Beasiswa
Dikatakannya, mekanisme untuk mendapatkan beasiswa itu ialah, wali atau perwakilan keluarga dari pelajar melakukan registrasi pendataan ke setiap satuan sekolah masing-masing.
200 pelajar di Karawang yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19 sudah terdaftar sebagai calon penerima beasiswa. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang, Asep Junaedi mengatakan beasiswa bagi pelajar yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19 tersebut merupakan program yang telah digulirkan Pemkab Karawang.
"Beasiswa untuk pelajar yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19 ini dimasukkan ke dalam program beasiswa Karawang cerdas," katanya saat dihubungi, Rabu (11)8)
Dikatakannya, mekanisme untuk mendapatkan beasiswa itu ialah, wali atau perwakilan keluarga dari pelajar melakukan registrasi pendataan ke setiap satuan sekolah masing-masing.
Beasiswa yang diberikan kepada para pelajar yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19 berupa uang sebesar Rp1.400.000.
"Mereka atau para peserta beasiswa Karawang Cerdas tersebut nantinya akan menerima uang tersebut setiap tahun,"ujarnya
Asep mengatakan, bagi pelajar yang sudah terdaftar sebagai penerima beasiswa harus melengkapi administrasi berupa Kartu Keluarga, KTP orangtua peserta didik, surat keterangan meninggal dari Satgas Covid-19, Puskesmas, dan desa setempat.
Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun, kasus kematian akibat Covid-19 di Karawang cukup tinggi. Hingga kini sebanyak 1.733 warga Karawang meninggal akibat Covid-19.
Baca juga:
Sleman Siapkan Beasiswa Bagi Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19
Sandiaga Uno Beri Beasiswa ke 1.000 Anak Pedagang Terdampak PPKM Level 4
Pemerintah Beri Bantuan Uang Kuliah Tunggal, Stafsus Mensesneg Minta BEM Ikut Awasi
Kemenag Pastikan Dana PIP Madrasah Rp1,3 triliun untuk 2 Juta Siswa Telah Cair
Beasiswa Anak Pedagang Kaki Lima Gelombang II Dibuka, Ini Cara Daftarnya
Perusahaan Teknologi Swiss Berikan Beasiswa ABB-JDF pada Mahasiswa STEI ITB