Orangtua Eno Farihah minta pembunuh anaknya dihukum mati
Mafudoh mengatakan pembunuhan yang dilakukan 3 pelaku kepada anaknya sangat sadis. Bahkan lebih sadis dari mutilasi.
Keluarga Eno Farihah (18) korban pembunuhan sadis menggunakan cangkul di Tangerang, menginginkan pelaku pembunuhan dihukum seberat-beratnya. Ibu Eno, Mafudoh meminta ketiga pelaku pembunuhan terhadap anaknya dihukum mati.
"Hukumannya harus setimpal, mati ya harus mati. Mati itu takdir, tapi anak saya jangan disiksa seperti itu," ujar Mafudoh saat ditemui di kediamannya di Kampung Bangkir, Desa Pegadikan, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang, Selasa (16/5).
Mafudoh mengatakan pembunuhan yang dilakukan 3 pelaku kepada anaknya sangat sadis. Bahkan lebih sadis dari mutilasi.
"Lebih sadis dari mutilasi, pelaku harus dihukum seberat-beratnya," ujarnya.
"Sadis, saya ga tega lihatnya. Kok tega sampai segitunya. Pelaku harus dihukum seberat-beratnya," ujar paman Eno yang ditemui di rumah korban.
Baca juga:
Ini pelaku pemerkosa dan pembunuhan sadis bercangkul di Tangerang
Ini motif dan peran 3 pembunuh sadis karyawati di Tangerang
Begini cara polisi membekuk 3 pelaku pembunuhan sadis Enno
Enno korban pembunuhan sadis merupakan gadis primadona di sekitarnya
Eno dikenal rajin mengikuti pengajian dan mudah bergaul