Orangtua curi duku, anak 11 tahun diculik & diperkosa di hutan
DA bocah 11 tahun diculik dan diperkosa di hutan karena pelaku dendam kepada orangtuanya.
Nasib nahas yang dialami DA bocah 11 tahun yang diperkosa di hutan sungguh buat bulu kuduk merinding. Sebab, dia harus menanggung derita seumur hidup akibat kesalahan orangtuanya. Kasus perkosaan kembali terjadi di wilayah Sumsel. Kali ini dialami bocah sebelas tahun berinisial DA, warga Bingin Lama, Kecamatan Muara Kelingi, Musi Rawas. Sebelum diperkosa, korban diculik saat tidur di rumah neneknya. Dugaan perkosaan yang dialami DA (11), warga Bingin Lama, Kecamatan Muara Kelingi, Musi Rawas, Sumsel, berdasarkan hasil visum yang dilakukan di Puskesmas setempat. Diketahui, organ kemaluan bocah itu sudah rusak. Pemerkosaan yang dialami DA terkuak setelah korban diketahui hilang ketika neneknya terbangun karena hendak buang air kecil. Dalam kondisi panik, nenek korban melapor ke warga dan polisi setempat untuk mencari keberadaan korban. Motif penculikan dan pemerkosaan terhadap DA (11), warga Bingin Lama, Kecamatan Muara Kelingi, Musi Rawas, Sumsel, terungkap setelah pelakunya berhasil ditangkap polisi atas nama Iswandi (35). Jajaran Polsek Muara Kelingi, Musi Rawas, Sumsel, berhasil menangkap pelaku penculikan dan pemerkosaan terhadap DA (11) atas nama Iswandi (35). Kaki pelaku ditembak polisi lantaran mencoba melarikan diri dengan cara menceburkan diri ke sungai.
Dia pun tidak mengira bahwa pada Sabtu (10/1) dini hari itu akan menjadi cerita pahit yang dialaminya, karena telah diculik dan diperkosa oleh seorang lelaki.
Bagaimana cerita bocah 11 tahun ini diculik & diperkosa di hutan? Apa motif pelaku tega memperkosa korban? Berikut rangkuman ceritanya yang dihimpun merdeka.com: Bocah 11 tahun diculik saat tidur lalu diperkosa di hutan
Kapolsek Muara Kelingi Iptu Dedi Rahmad Hidayat, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (10/1) dini hari. Saat itu, korban sedang tidur di ruang tengah bersama neneknya. Kemudian pelaku masuk dari pintu dapur dan mematikan aliran listrik.
"Korban diculik pelaku saat tidur di rumah neneknya dini hari tadi," ungkap Dedi, Sabtu (10/1).
Korban baru diketahui hilang ketika neneknya terbangun karena hendak buang air kecil. Dalam kondisi panik, nenek korban melapor ke warga dan polisi setempat untuk mencari keberadaan korban.
Korban akhirnya ditemukan di dalam hutan dalam kondisi shock pada pukul 09.00 WIB. "Dari pemeriksaan visum, korban sudah diperkosa oleh pelaku," kata dia.
Saat ini, sambung dia, pihaknya masih menyelidiki pelaku penculikan dan perkosaan terhadap bocah kelas V SD tersebut. "Untuk jumlah pelakunya masih kita selidiki, dugaannya satu orang," ujarnya.Akibat diperkosa, organ kemaluan korban rusak
Kapolsek Muara Kelingi Iptu Dedi Rahmad Hidayat, mengatakan kerusakan pada kemaluan korban besar kemungkinan disebabkan diperkosa.
"Hasil visum menunjukkan organ kemaluan korban sudah rusak. Ini dugaan akibat diperkosa," ungkap Dedi, Sabtu (10/1).
Bukti lain juga dilihat dari sekujur tubuh korban terdapat luka lecet, seperti di kaki dan tangan. Kuat dugaan, korban sempat melawan saat perkosaan itu terjadi.
"Untuk lebih jelasnya nanti hasil pemeriksaan secara intens terhadap korban. Karena kondisinya masih syok," kata dia.Pemerkosa bocah 11 tahun di Musi bertubuh gemuk & kepala plontos
Setelah korban ditemukan dan dimintai keterangan akhirnya polisi mengantongi ciri-ciri pelaku. Yakni pria berumur sekitar 35 tahun, tubuh gemuk dan kepala agak plontos.
"Pelakunya masih disisir karena kemungkinan masih di dalam hutan. Apakah masih ada hubungan keluarga, kita belum tahu," ujarnya. Cuma karena duku dicuri, Iswandi culik & perkosa bocah 11 tahun
Pelaku nekat berbuat jahat lantaran kesal delapan karung duku miliknya dicuri.
Kapolsek Muara Kelingi, Musi Rawas, Iptu Dedi Rahmat mengungkapkan, dari pengakuan pelaku, dia menaruh dendam terhadap orangtua korban yang mencuri duku miliknya beberapa waktu yang lalu.
"Dia (pelaku) ngaku kesal dan dendam kepada orangtua korban yang mencuri buah dukunya, delapan karung. Itu motif penculikan dan perkosaan yang dia lakukan," ungkap Dedi, Senin (12/1).
Menurut Dedi, pelaku melakukan perbuatan bejat itu seorang diri. Namun, keterangan pelaku ini terus didalami polisi saat pemeriksaan di Mapolres Musi Rawas.
"Itu pemeriksaan awal saat diamankan di Mapolsek. Pelaku sudah kita serahkan ke Mapolsek untuk tindak lanjutnya," kata dia.Polisi tembak pria pelontos penculik & pemerkosa bocah 11 tahun
Kapolsek Muara Kelingi, Iptu Dedi Rahmad mengungkapkan, pelaku ditangkap di rumahnya, Sabtu (10/1) pukul 22.00 WIB. Saat itu, pelaku baru saja pulang dari pelariannya di hutan usai menculik dan memperkosa korban.
"Pelaku kita lumpuhkan karena mau menceburkan ke sungai saat ditangkap," ungkap Dedi, Senin (12/1).
Penangkapan pelaku dari keterangan korban yang berhasil ditemukan di hutan setelah diperkosa yang menyebutkan ciri-ciri pelaku berbadan gemuk dan kepala agak plontos.
"Pelaku sudah mengakui perbuatannya. Pelaku sudah dibawa ke Mapolres Musi Rawas," tukasnya.