LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Operasi perisai TNI AU di perbatasan Ambalat terkendala kabut asap

Kabut asap tebal merupakan akibat dari kebakaran hutan kiriman dari Kabupaten Berau Kalimantan Timur.

2015-10-23 12:51:00
Kabut Asap
Advertisement

Pelaksanaan operasi perisai Sakti-15 di Tarakan, Kalimantan Utara terkendala kabut asap. Operasi udara pada wilayah Ambalat juga sedikit kendala jarak pandang terbatas karena adanya asap kiriman.

"Seluruh penerbangan yang dilaksanakan telah mengacu pada prosedur yang berlaku, pesawat militer memiliki alat komunikasi satellite dengan pesawat (VHF Ground to Air) guna menyampaikan perkembangan cuaca dari Lanud ke Pesawat," ujar Komadan Lanud Tarakan Letkol Pnb Tiopan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/10).

Letkol Pnb Tiopan mengatakan, TNI AU menggelar Operasi Perisai Sakti-15 dengan satu flight pesawat Super Tucano Embrier 314 dari skadron Udara 21 Lanud Abd Rahman Saleh Malang. Pesawat buatan Brasil ini melaksanakan operasi guna menjaga perbatasan khususnya di wilayah Ambalat.

"Pelaksanaan operasi perisai Sakti-15 walaupun sempat terkendala dengan asap tebal akibat kebakaran hutan, namun pelaksanaan operasi tetap berjalan," kata dia.

Selain itu, kata dia, pilot TNI AU merupakan pilot senior yang sudah terlatih dengan berbagai macam medan operasi seperti operasi Aceh, Operasi Bansos Tsunami, Operasi Poso, Operasi Timtim, Operasi Papua serta operasi lain (penerjunan malam, penembakan malam) termasuk menghadapi cuaca, angin baik latihan di simulator maupun latihan home base.

"Pesawat juga dilengkapi dengan ADF, VOR, ILS, radar cuaca, radar tempur, GPS. Para pilot telah mengantongi ribuan jam terbang, tetapi semua berdasarkan referensi dan perhitungan yang matang sebelum melaksanakan terbang," ujar dia.

Dia menambahkan, kabut asap tebal merupakan akibat dari kebakaran hutan kiriman dari Kabupaten Berau Kalimantan Timur. Selama beberapa hari belakangan secara visual Jarak pandang sangat minim.

"Kondisi terbaru di Bandara Juwata Tarakan telah berkurang dengan kabut asap sudah mulai menipis hal ini disebabkan hujan deras pada malam hari kemarin," tukas dia.

Baca juga:
TNI AL kerahkan kapal perang buat evakuasi korban kabut asap
Ahok kritik pembangunan mes TNI AU di Pondok Gede cuma dua lantai
1.000 Prajurit tambahan dikirim untuk padamkan kebakaran hutan
Peringati Hari Santri, Panglima TNI pamer pasukan khusus
Jenderal Gatot ajak para santri ikut bela negara

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.