LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Omicron Masuk Indonesia, PHRI Bali Tetap Optimistis Turis Domestik Datang saat Nataru

Masuknya varian baru Covid-16, Omicron, ke Indonesia dikhawatirkan memengaruhi sektor pariwisata. Namun, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali tetap optimistis kunjungan wisatawan domestik tetap akan meningkat saat momen Natal dan Tahun Baru (Nataru)

2021-12-18 04:00:00
Pariwisata Bali
Advertisement

Masuknya varian baru Covid-16, Omicron, ke Indonesia dikhawatirkan memengaruhi sektor pariwisata. Namun, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali tetap optimistis kunjungan wisatawan domestik tetap akan meningkat saat momen Natal dan Tahun Baru (Nataru)

Wakil Ketua Bidang Budaya Lingkungan dan Humas Badan Pengurus Daerah PHRI Bali I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya mengatakan, pihaknya memprediksi sekitar 30 ribu wisdom datang ke Pulau Dewata per hari saat Nataru.

"Domestik, saya sudah prediksikan akan meningkatkan ketika Nataru. Menjelang Natal dan Tahun Baru dari 13 ribu per hari (saat ini), mulai dari udara nanti akan mencapai 15 sampai 20 ribu. Dan yang dari darat juga kemungkinan 15 ribu akan ada yang bawa mobil banyak. Iya, 30 ribu per hari," kata Suryawijaya saat dihubungi Jumat (17/12).

Advertisement

Dia memperkirakan wisatawan domestik akan mulai berdatangan pada 20 Desember 2021. Saat ini, beberapa anggota PHRI Bali telah mendapat pesanan.

"Bookingan sudah ada, tapi kita tidak catat karena setiap hotel kita tidak data semuanya, karena mamber kita paling banyak," katanya.

Ia menyakini wisatawan domestik akan tetap berkunjung ke Bali kendati ada varian Omicron. Menurutnya, varian baru ini tidak membuat wisatawan takut datang ke Bali, apalagi kasus Covid-19 di daerah ini sangat landai.

Advertisement

Pariwisata Terpuruk di Masa Pandemi

Suryawijaya mengakui kondisi pariwisata Bali saat ini sangat terpuruk. "Iya memang kenyataannya. Kita pernah ban (melarang) untuk tidak boleh terbang langsung, hanya ke Jakarta yang boleh. Itu pun esensial dan diplomatik," kata Suryawijaya, saat dihubungi Jumat (17/12).

Menurutnya, semua negara dalam kondisi yang sama. Sejumlah warga asing memang datang ke Indonesia, tapi turun di Jakarta. Setelah dikarantina, hanya beberapa di antaranya melanjutkan perjalanan ke Bali.

"Hanya sedikit saja lanjut perjalanannya ke Bali. Kan begitu. Kalau di Bali belum ada penerbangan," imbuhnya.

Selama pandemi Covid-19, anggota PHRI Bali hanya melayani beberapa wisman yang pernah booking hotel, terutama turis asing yang memang menetap di Bali selama pandemi. "Iya, hanya sedikit saja yang dari Jakarta (wisman booking hotel). Selama pandemi ini, ada orang-orang yang masih ada di Bali, tamu-tamu asing yang ada di Bali, kan masih banyak," jelasnya.

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.