LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Oling River Food, Tempat Makan Enak Ikan Sidat dengan Suasana Alam Banyuwangi

Berkunjung ke tempat ini, wisatawan bisa menikmati aneka olahan ikan sidat dengan suasana alam yang nyaman. Terdapat menu andalan mulai dari pelasan oling, hingga ungkepan oling.

2020-08-22 10:01:00
Berita Banyuwangi
Advertisement

Kabupaten Banyuwangi jadi salah satu sentra penghasil ikan sidat. Lebih dari 100 ton per tahun ikan sidat mulai dari pembudidaya industri hingga di tingkat masyarakat untuk dieskpor ke Jepang. Ikan sidat terkenal dengan kandungan gizi dan protein yang unggul dan menjadi makanan favorit bernama unagi di Jepang.

Bila ingin menikmati olahan ikan sidat di Banyuwangi, pengunjung bisa mampir ke Oling River Food yang terletak di sepanjang bantaran sungai Dam Limo, Desa Tegaldlimo, Kecamatan Tegaldlimo. Oling merupakan nama lain dari sidat bagi masyarakat Banyuwangi.

Berkunjung ke tempat ini, wisatawan bisa menikmati aneka olahan ikan sidat dengan suasana alam yang nyaman. Terdapat menu andalan mulai dari pelasan oling, hingga ungkepan oling.

Advertisement

Memasuki era kebiasaan baru di tengah pandemi Corona (Covid-19), para pedagang olahan ikan sidat diwajibkan mengenakan masker, face shield, rajin cuci tangan dan jaga jarak.

"Makanan-nya, sambelnya pas, olingnya enak sekali.Tapi tolong protokol kesehatan tetap jalan. Saya sudah cek yang masak pakai ini, (face shield), dan kalau nggak pakai saya nggak mau makan. Dan harapannya tetap jaga jarak, pakai masker, face shield dan saya minta (alat makan minum) dicuci dengan baik," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat mengunjungi Oling River Food, Kamis, (20/8).

Advertisement

©2020 Merdeka.com

"Jadi kalau mau makan di suasana alam, sesuai protokol kesehatan bisa datang ke sini," tambahnya.

Oling River Food buka dua kali dalam sepekan, yakni setiap Sabtu dan Minggu. Wisata kuliner ini berada di jalur menuju Taman Nasional Alas Purwo. Pengunjung bisa mampir sebelum atau sesudah berkunjung ke Alas Purwo.

Selain olahan sidat, kawasan kuliner ini juga menyediakan banyak olahan lainnya, seperti ayam pedas, ikan pari pedas, nasi pecel, sate kerang, dan rujak soto. Aneka jajanan tradisional juga ada, mulai dari cenil, lupis, putu ayu, hingga getuk. Berikut juga minumannya, seperti dawet dan es kelapa muda.

Oling River Food merupakan hasil dari gotong royong masyarakat untuk membuka kawasan kuliner ikan tawar di bantaran sungai. Selain bertujuan untuk meningkatkan perekonomian, kawasan tersebut diharapkan bisa mengajak semua masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai.

"Pedagang di sini juga kami larang produksi plastik. Mereka kami ajak untuk mulai peduli lingkungan. Misalnya mengganti piring dengan daun pisang, piring lidi, atau anyaman bambu untuk kemasan makan dan minum," ujar Asisten Administrasi Umum, Pemkab Banyuwangi Guntur Priambodo.

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.