Oegroseno sebut Polri harus bangun etika penegakan hukum
"Menurut saya duduk bersamalah dalam sistem penegakan hukum ini, etika penegakan hukum dibangun," kata Oegroseno.
Anggota Tim Independen, Oegroseno mengimbau sebaiknya Polri duduk bersama dalam menegakkan hukum. Menurutnya, etika dalam penegakan hukum penting untuk dibangun.
"Menurut saya duduk bersamalah dalam sistem penegakan hukum ini, etika penegakan hukum dibangun," kata Oegroseno di kantor Maarif, Jakarta, Selasa (17/2).
Dia menuturkan, saat ini penegakan hukum dalam bidang tindak pidana korupsi (tipikor) harus dirumuskan kembali.
"Ini menurut saya perlu dirumuskan supaya para penegak hukum di bidang Tipikor ini mempunyai kerangka hukum dalam rangka penegakan hukum Tipikor," ujar dia.
Mantan Wakapolri ini juga mengatakan, dalam penanganan kasus korupsi, sebaiknya nama seorang saksi tidak perlu dipublikasikan. Pasalnya, menurut dia, seorang saksi belum tentu ikut terlibat dalam kasus tersebut. Mengingat efek dari masalah korupsi sangatlah luas, sehingga hal itu harus segera diperbaiki.
"Saksi kalau perlu jangan sampai jadi bahan untuk publikasi. Saksi kan belum tentu ikut korupsi nah ini harus diatur etikanya. Karena masalah korupsi itu efeknya sampai kemana-mana. Ini mungkin yang harus diperbaiki," tandasnya.
Baca juga:
'Wakapolri akan jelaskan isu pelantikan Komjen BG jadi Kapolri'
Pemukulan di Bengkel Cafe, Panglima TNI & Kapolri harus turun tangan
Denny Indrayana minta Jokowi tak lantik Budi Gunawan
Kubu Komjen BG minta Abraham mundur sebagai Ketua KPK
Rumah Komjen BG masih dijaga Brimob bersenjata laras panjang
Ibas: Tidak ada alasan Jokowi tidak melantik Komjen BG