LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Obyek Wisata Sangeh Ditutup Selama PPKM Darurat, Ratusan Monyet Terancam Kelaparan

Ratusan ekor moyet di obyek wisata Sangeh Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali, terancam kelaparan. Mereka kekurangan pakan karena lokasi itu ditutup selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

2021-07-13 23:00:00
PPKM Darurat
Advertisement

Ratusan ekor moyet di obyek wisata Sangeh Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali, terancam kelaparan. Mereka kekurangan pakan karena lokasi itu ditutup selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Made Mohon selaku Manajer Operasional objek wisata Sangeh menyampaikan, di lokasi itu ada sekitar 600 ekor moyet. Biaya operasional pakannya minimal Rp500 ribu per hari.

Pihak pengelola sekurangnya mengeluarkan Rp15 juta untuk biaya operasional. Itu pun belum termasuk biaya kebersihan.

Advertisement

"Kurang lebih 600 ekor, tiap hari habis Rp500 ribu, itu minimal," kata Made Mohon saat dihubungi, Selasa (13/7).

Dia memaparkan, tak adanya kunjungan wisatawan tentu menggerus anggaran yang dimiliki pengelola. Pasokan pakan untuk ratusan monyet itu pun terancam.

"Ini penutupan total selama hampir satu bulan dan tidak ada pemasukan apa pun. Apalagi ini sudah setahun lebih dampak Covid-19, jadi dana sisa tahun sebelumnya terus menipis karena tidak ada pemasukan (selama PPKM Darurat)," imbuhnya.

Advertisement

Mengatasi kondisi itu, pihak pengelola akhirnya membuka donasi bagi masyarakat yang ingin memberikan pakan kepada ratusan ekor monyet itu. Mereka menerima segala jenis buah-buahan untuk diberikan langsung kepada monyet yang ada di objek wisata Sangeh.

"Segala jenis buah bisa, kecuali ketela, karena ketela sudah kami siapkan. Kalau mau donasi langsung saja ke objek wisata Sangeh," ujarnya.

Dia juga memaparkan, sebelum adanya kebijakan PPKM Darurat, jumlah kunjungan ke Sangeh sudah menyentuh angka 50 orang dalam sehari.

"Kalaupun tidak ramai seperti sebelum ada Covid-19, tapi minimal pakan monyet bisa di-cover-lah dengan kunjungan yang sedikit itu," ujarnya.

Dia juga berharap, PPKM Darurat tidak lagi diperpanjang pemerintah, sehingga obyek wisata kembali dibuka. Wisatawan pun bisa datang kembali ke obyek wisata Sangeh.

"Terus terang kami selaku pengelola ada kekhawatiran kalau misalnya PPKM ini berlanjut sampai tahun depan. Ini yang menjadi kekhawatiran," ujarnya.

Baca juga:
Wanita Irak Dirikan Penampungan Anjing Liar di Rumahnya
Pria Paruh Baya Meninggal Usai Diinjak Gajah Liar
BBKSDA Riau Selamatkan Beruang Madu Terjerat di Kebun Warga
Mengenal Kucing Hutan Jawa, Hewan Lucu yang Dilindungi Undang-Undang
Warga Rawalumbu Bekasi Tangkap Ular Sanca 3 Meter yang Memangsa Ternak
BKSDA Sumsel Berencana Lepasliarkan Puluhan Gajah Jinak di SM Padang Sugihan

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.