LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Obor Asian Games mampir di Bali, Pastika harap jadi motivasi berprestasi

Bali menjadi bagian sejarah kirab Api Obor atau Torch Relay Asian Games ke 18 di antara 54 Kota di 18 Provinsi di Indonesia. Momen tersebut diharapkan mampu memotivasi olahraga di Bali untuk berprestasi.

2018-07-23 19:26:52
asian games 2018
Advertisement

Bali menjadi bagian sejarah kirab Api Obor atau Torch Relay Asian Games ke 18 di antara 54 Kota di 18 Provinsi di Indonesia. Momen tersebut diharapkan mampu memotivasi olahraga di Bali untuk berprestasi.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyampaikan, Torch Relay sebagai lambang api persaudaraan, olahraga dan perdamaian sepatutnya menjadi satu kehormatan dan kebanggaan khususnya bagi masyarakat Bali.

"Untuk menjadi motivasi dalam berprestasi, dan untuk hidup bersama dalam kebersamaan dan persaudaraan. Sehingga ke depan bisa mewujudkan Indonesia dan Bali yang maju, aman, damai dan sejahtera," ujarnya dalam sambutan saat api obor Asian Games tiba di Pantai Kuta, Badung, Bali. Senin (23/7) sore.

Advertisement

Pastika juga berharap, kehadiran Api Obor Asian Games di Bali bisa menjadi motivasi guna memajukan dunia olahraga, dan memberikan sumbangan terbaik bagi bangsa dan Negara.

"Mudah-mudahan lagu Indonesia Raya berkumandang terus di setiap pertandingan-pertandingan. Kita semua berbangga apabila para atlet bisa berjuang di medan juang Asian Games ke 18. Semoga ini bisa menjadi api semangat bagi kita semua untuk maju ke depan meraih kejayaan bangsa dan Negara Republik Indonesia," harapnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, memaparkan bahwa kirab Api Obor merupakan rentetan awal pelaksanaan Asian Games ke 18 yang akan dibuka pada tanggal 18 Agustus 2018 di Stadion Gelora Bung Karno mendatang.

Advertisement

Kemudian, prosesi kirab api obor, menurutnya, di awali dengan penyatuan api obor yang berasal dari India dengan api dari Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah, yang berlangsung di Candi Prambanan untuk selanjutnya di arak ke 18 Provinsi di Indonesia. Selain itu, menurut Puan Maharani, kegiatan ini secara tak langsung juga diharapkan bisa menjadi promosi sektor pariwisata bagi setiap kota yang dilewati.

"Saya harapkan kita semua bisa bergotong royong, para atlet juga sudah semua ikut pelatnas dan pelatihan ke luar negeri, dan akhir Juli mereka akan kembali ke Indonesia untuk berpartisipasi pada ajang Asian Games," ucapnya.

"Semoga Indonesia Raya bisa selalu berkumandang. Bali tentunya juga akan mengirim atlet, tapi kita tidak lagi bicara sebagai daerah, tidak bicara sebagai Bali, tidak bicara sebagai atlet Jawa Tengah, tidak lagi bicara cabang olah raga bulu tangkis, bola, tapi kita bicara sebagai tim Indonesia yang akan mensukseskan Asian Games, pelaksanaan, penyelenggaraan, dan prestasinya," jelas Puan Maharani.

Perjalanan api obor Asian Games ke 18 di Bali akan berlangsung pada tanggal 23 sampai 25 Juli 2018. Rombongan dijadwalkan menginap di Istana Tampaksiring, Gianyar, dan Garuda Wisnu Kencana (GWK) Badung, Bali.

Promosi Kota Sejarah dan Wisata

Sementara itu, Ketua Panitia Asian Games Erick Thohir yang ikut menghadiri Obor Api atau Torch Relay Asian Games di Pantai Kuta, Badung, Bali, menyampaikan bahwa Asian Games tahun 2018 akan sukses jika semua masyarakat Indonesia ikut mendukungnya.

"Kalau masyarakat bersatu, Pemerintah pusat bersatu, TNI dan Polri bersatu dan sponsor bersatu, saya yakin bisa sukses. Karena memang event ini bisa sukses karena semuanya. Kalau bersatu kita bisa sukses," ucapnya.

Thohir juga bersyukur karena api obor asian games sudah sampai di Bali, yang merupakan Kota ke 10 yang menjadi Torch Relay Asian Games ke 18.

"Masih ada 54 Kota lagi dan terus kita siapkan tempat-tempat yang ada di Jakarta. Kalau di Bali sangat luar biasa karena ini adalah tempat wisata dan penting sekali kita promosi. Kemarin juga di Bayuwangi yang juga kota wisata dan penting sekali kita promosi," ujarnya.

"Tetapi kita juga, tidak melupakan kota sejarah seperti Blitar, Yogyakarta. Kampanye dari pada torch Relay ini tidak hanya Kota sejarah, tapi juga untuk pariwisata," tambahnya.

Tentang aktor Hamish Daud yang menjadi Torch Bearer 20 dan membawa obor dengan berselancar di Pantai Kuta, Thohir menjelaskan, hal itu adalah salah satu promosi tentang wisata laut di Bali.

"Bahwa kita punya laut yang bagus. Kemarin ke Bromo kita punya Gunung yang bagus. Nanti kita juga di Raja Ampat dengan menyelam, bahwa tumbu karang dan diving kita juga sangat potensi," tutupnya.

Baca juga:
Raja Ampat antusias sambut Torch Relay, 10 destinasi andalan disiapkan
Di Bali, Menko PMK jadi pembawa api obor ke-20 Asian Games 2018
4 Sukhoi sambut obor Asian Games, Lanud Sultan Hasanuddin habiskan Rp 6,2 miliar
Aktor Hamish Daud bawa Obor Asian Games berselancar di Pantai Kuta
PNS dan TNI-Polri jadi penumpang uji coba operasi LRT Palembang
Obor Asian Games akan diarak 40 kapal phinisi di Makassar

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.