LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Nurdin Halid gagas kredit produktif tanpa bunga

Program tersebut diyakini mampu mengatasi ketimpangan ekonomi di Sulsel. Pemberian kredit tersebut juga dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi secara merata

2018-02-20 11:59:41
Pilgub Sulsel
Advertisement

Calon Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Halid menggagas kredit produktif tanpa bunga dan agunan yang ditujukan untuk masyarakat kecil, khususnya kalangan petani dan nelayan.

Program tersebut diyakini mampu mengatasi ketimpangan ekonomi di Sulsel. Pemberian kredit tersebut juga dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi secara merata

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Sulsel yang diukur oleh gini ratio sudah menembus 0,429. Gini ratio Sulsel melampaui angka nasional sebesar 0,391 dan tercatat tertinggi kedua nasional.

Advertisement

Olehnya itu, diperlukan skema khusus dalam pemberian akses keuangan guna memacu pertumbuhan ekonomi Sulsel secara merata dan berkeadilan.

Nurdin mengungkapkan kredit produktif tanpa bunga merupakan satu dari sekian banyak program ekonomi kerakyatannya bersama Aziz Qahhar Mudzakkar.

Pasangan nomor urut 1 ini menaruh atensi pada sektor produktif meliputi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan lantaran sangat potensial. Sektor itu dipercaya menjadi solusi dalam menekan angka kesenjangan ekonomi.

Advertisement

Program kredit produktif tanpa bunga dirancang dengan memanfaatkan peran bank daerah untuk menyalurkan kredit khusus. Misalnya untuk sektor pertanian, NH-Aziz sudah memperkenalkan kredit kesejahteraan petani yang digadang-gadang mampu menggantikan kredit usaha tani. Pembukaan akses perbankan pada petani, sambung dia, dipastikan tidak memberatkan agar mereka mampu tumbuh berkembang.

"NH-Aziz menggagas kredit kesejahteraan tanpa bunga dan agunan, itu untuk masyarakat kecil, termasuk nelayan dan petani. Itu tanpa bunga dan agunan," kata Nurdin.

Nurdin menjelaskan kredit kesejahteraan yang dirancangnya bertujuan untuk menggairahkan perekonomian daerah. Selama ini, akses perbankan melalui kredit dengan bunga terendah hanyalah Kredit Usaha Rakyat (KUR). Meski bunganya kecil, tapi tetap saja memberatkan.

"(KUR) Tahun lalu bunganya 9 persen dan tahun ini ditarget 7 persen. Nah, kalau NH-Aziz gubernur, bunganya jadi 0 persen," tuturnya.

Program kredit produktif tanpa bunga, Nurdin melanjutkan akan saling menopang dengan program ekonomi kerakyatan lainnya. Mulai dari penguatan Bank Sulselbar sebagai bank pertanian dan mendorong kepemilikan saham bank daerah oleh masyarakat. Lalu ada pula peningkatan peran lembaga keuangan untuk menopang usaha produktif dan investasi.

(mdk/hrs)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.