NU laporkan acara pertemuan pemimpin negara Islam moderat ke Jokowi
Acara itu akan dihelat pada 9-11 Mei di Gedung Jakarta Convention Center, Jakarta.
Rais Aam dan petinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, pagi ini.
Rais Aam Nahdlatul Ulama, Ma'ruf Amin mengatakan, pertemuan dengan Presiden Jokowi untuk melaporkan PBNU akan menggelar pertemuan pemimpin negara Islam moderat yang akan berlangsung pada 9-11 Mei di Gedung Jakarta Convention Center, Jakarta.
"Seluruh pengurus PBNU diterima Bapak Presiden. Pertama untuk melaporkan bahwa NU akan mengadakan International Summit of the Moslem Moderate Leader yaitu pemimpin-pemimpin Islam moderat seluruh dunia," kata Ma'ruf di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (31/3).
Dia menambahkan acara yang akan dihadiri oleh tokoh islam moderat dari 60 negara tersebut akan membahas masalah radikalisme dan terorisme. Oleh sebab itu, dia berharap di perhelatan tersebut ada keputusan bersama yang diambil.
"Adanya bom Brusel, adanya di Ankara, Lahore dan berbagai kekerasan-kekerasan yang lain, dan OKI pemimpin Islam moderat ini harus bersatu, harus menyuarakan, melakukan langkah-langkah antisipasi," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj menambahkan bahwa acara tersebut akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo.
"Presiden yang buka," kata Said.
Baca juga:
Presiden Jokowi: Tahun ini setidaknya ada 6 holding BUMN terbentuk
Cibiran Ahmad Dhani ke Jokowi makin menjadi-jadi
Dhani gunakan gerakan Turn Back Ahoax untuk serang Jokowi-Ahok
Jokowi tunggu audit BPK dan kajian hukum Jaksa Agung soal Hambalang
Ahmad Dhani ancam Presiden Jokowi jika lindungi kasus korupsi Ahok
Jokowi minta 3 kementerian sinergi jaga Taman Nasional Laut
Presiden Jokowi tak hadir di sidang perdana kasus asap Riau