NTB Jajaki Kerja Sama Pendidikan & Investasi Dengan Polandia
Pertemuan Gubernur Zul dan rombongan dengan Marshal (setingkat gubernur) Provinsi Kujawsko-Pomorskie Piotr Calbecki dan jajaran Kepala Dinasnya di Kota Lama Torun. Mereka mendiskusikan berbagai sektor yang bisa ditindaklanjuti jadi kerja sama antara dua provinsi.
Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah beserta sejumlah Kepala Dinas/OPD Pemprov NTB menjajaki kerja sama bidang pendidikan dan investasi dengan Pemerintah Provinsi Kujawsko-Pomorskie Polandia.
Pertemuan Gubernur Zul dan rombongan dengan Marshal (setingkat gubernur) Provinsi Kujawsko-Pomorskie Piotr Calbecki dan jajaran Kepala Dinasnya di Kota Lama Torun. Mereka mendiskusikan berbagai sektor yang bisa ditindaklanjuti jadi kerja sama antara dua provinsi.
"NTB memiliki banyak potensi sebagaimana Polandia, khususnya Provinsi Kujawsko-Pomorskie, mulai dari destinasi wisata desa kuno sebagaimana desa-desa adat di Lombok dan Sumbawa, hingga sektor pertanian dan bioenergi. Semoga segera terealisasi jadi kolaborasi konkret," kata Zul dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/12).
Sementara itu, bagi Marshal Piotr Calbecki, kunjungan ini menjadi momen tak ternilai. Bagi Marshal yang sudah menjabat selama 4 periode ini, kunjungan itu akan membuka beragam peluang kerja sama ataupun kolaborasi antara dua provinsi di beragam sektor bisnis dan industri, termasuk juga pendidikan.
"Menarik, karena kami sudah memiliki sejumlah bisnis di sana, seperti skuba diving workshop di Lombok dan juga investasi di bidang pembangkit energi di Sumbawa. Kujawsko-Pomorskie juga punya Nicolaus Copernicus University, kampus tertua dan terbesar di wilayah ini. Kami sangat terbuka menerima para calon mahasiswa atau yang Bapak Gubernur Zul sebutkan sebagai 'para pemimpin masa depan Indonesia' di kampus kebanggaan kami," ujarnya.
Kerja sama sebagai sister-city antara Provinsi NTB dan Kujawsko-Pomorskie menjadi potensi yang paling memungkinkan diwujudkan dalam waktu secepatnya. Dari kerja sama tersebut, diharapkan mampu menggenjot arus investasi dari Polandia ke Lombok dan Sumbawa, khususnya di bidang pariwisata, pembangkit energi baru dan terbarukan, serta pengelolaan sampah dan limbah.
Pada saat yang sama, pengiriman masif mahasiswa dari tingkat strata satu hingga doktoral, juga paralel untuk dikebut melalui nota kesepahaman yang dibangun para pimpinan kampus NTB yang ikut berangkat ke Polandia.
(mdk/fik)