LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Novanto berharap tempat kelahiran Habibie jadi lumbung suara Golkar

"Saya tadi sempat menelpon Pak Habibie, dan melaporkan bahwa saya sedang berada di kota kelahiran beliau. Bapak Habibie menyampaikan salam hangat kepada seluruh warga masyarakat di sini", kata Novanto

2016-12-11 20:30:00
Setya Novanto
Advertisement

Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto hadir dalam Rapat Akbar dan Pembukaan Musda ke IX DPD Partai Golkar di lapangan Andi Makkasau Kota Pare-Pare. Dalam pidatonya, Novanto mengatakan, jika Pare-Pare menjadi lumbung suara Golkar, maka harus bisa membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Pare-pare.

Menurut Novanto, di kota inilah lahir Presiden Republik Indonesia ketiga dan juga tokoh dunia, BJ. Habibie. Beliau putra daerah yang berhasil membawa nama Pare-Pare harum dan terkenal.

"Saya tadi sempat menelpon Pak Habibie, dan melaporkan bahwa saya sedang berada di kota kelahiran beliau. Bapak Habibie menyampaikan salam hangat kepada seluruh warga masyarakat di sini", kata Novanto, Minggu (11/12).

Novanto berharap Kota Pare-Pare bisa terus melahirkan tokoh-tokoh besar dan menjadi panutan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Novanto juga menyampaikan alasan Partai Golkar mendukung Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kata dia, Golkar bergabung dalam barisan pendukung pemerintah karena Presdien Jokowi telah banyak melakukan pembangunan infrastuktur.

"Seperti jalan, bendungan, irigasi, pelabuhan, lapangan udara dan kebutuhan dasar untuk mensejahterakan rakyatnya. Hal inilah yang membuat Golkar untuk bersinergi. Apalagi Golkar punya program yang sama yang akhirnya bermuara pada kesejahteraan rakyat," jelas Novanto.

Ketua DPR ini menambahkan bahwa Sulsel merupakan daerah yang kuat ke-Islamannya. Oleh karena itu pihaknya mengajak untuk menggaungkan semangat kebersamaan dan persatuan dari Pare-Pare ini.

"Kita harus menjadikan Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim yang damai, toleran dan menghargai perbedaan sebagai satu kekuatan dan sekaligus perekat bagi negara Kesatuan Republik Indonesia," ajaknya.

Dalam pesan terakhirnya, Novanto menyerukan kepada seluruh kader Golkar untuk terus membangkitkan lumbung Golkar di Pare-Pare dan menang 75 persen pada Pemilu 2019.

Pada malam hari Novanto sempat mengunjungi Pare-pare Beach, yang sepanjang pantai isinya pedagang makanan. Ketua Umum Golkar itu memasak sendiri mie rebus yang dipesannya. Para pengunjung kaget melihat kehadiran Novanto dan akhirnya meminta untuk foto bersama.

"Saya senang bisa berbaur bersama masyarakat kecil di kawasan ini. Bagi saya suasana seperti ini tidak asing karena pada zaman susah dulu juga saya berjualan seperti para pedagang di sini," katanya.

Dalam perjalanannya ke Pare-Pare ini, Novanto didampingi segenap pengurus Partai Golkar. Seperti Nurdin Halid, Robert Kardinal, Roem Kono, Ahmad Mus, Yahya Zaini, Syamsul Bahri, Nurul Arifin, Markus Nari dan Indra J Piliang.

Baca juga:
Novanto klaim Fayakhun dan Fahd telah berdamai
Reaksi Setya Novanto ketika kader Golkar baku pukul di depan matanya
Akom mau melawan, MKD tegaskan sanksi tak terkait dinamika Golkar
Usai sakit berobat ke Singapura, Akom angkat bicara dicopot Setnov
Hadir di aksi

(mdk/sho)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.