LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ngaku punya surat sakti, Bambang Widjojanto ogah diperiksa Bareskrim

Surat sakti itu diklaim berisi kesepakatan oleh pimpinan Polri, KPK, dan kejaksaan Agung untuk penghentian pemeriksaan.

2015-03-11 17:08:37
Bambang Widjojanto Tersangka
Advertisement

Bambang Widjojanto menolak diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan mengarahkan saksi memberikan keterangan palsu dengan tersangka Zulfahmi Arysad. Bambang menolak diperiksa lantaran mengaku mempunyai surat sakti yang disepakati oleh pimpinan penegak hukum pada Senin (9/3) kemarin.

Menurut Bambang surat sakti tersebut disepakati oleh pimpinan Polri, KPK, dan Kejaksaan Agung, termasuk Presiden Joko Widodo yang disampaikan melalui Menteri Sekretaris Negara Muhammad Pratikno mengenai penghentian pemeriksaan terhadap pimpinan KPK non-aktif maupun pegawai KPK.

"Senin kemarin Plt pimpinan KPK membuat surat yang isinya 'berkaitan dengan pemanggilan Bambang sebagai saksi dengan ini pimpinan KPK meminta agar pemeriksaan-pemeriksaan terkait dengan pimpinan non-aktif KPK atau pegawai KPK dapat dihentikan sebagaimana pokok pembicaraan pimpinan KPK dengan Polri dan Jaksa Agung serta dilaksanakan berdasarkan komitmen Presiden RI yang disampaikan melalui Mensesneg" kata Bambang seraya membacakan surat sakti tersebut di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (11/3).

Namun, dia mengatakan pada Selasa (10/3) kemarin, kuasa hukumnya sudah terlanjur menyatakan kepada penyidik dirinya siap memenuhi panggilan Bareskrim, sehingga dia menghormati aturan tersebut. Akan tetapi dengan berdasarkan surat sakti yang disepakati para pimpinan penegak hukum tersebut dirinya menolak diperiksa sebagai saksi Zulfahmi Arsyad.

"Oleh sebab itu saya putuskan datang saja ke sini membawa surat menegaskan kembali surat pimpinan KPK tapi saya juga memenuhi panggilan tapi tidak bersedia atas alasan surat itu," tandasnya.

Baca juga:
Kasus Pilkada Kobar, Bambang Widjojanto diperiksa Bareskrim
Wakapolri ikut sentil Komnas HAM beberkan pelanggaran penangkapan BW
Diperiksa Bareskrim, rekan BW berkukuh mengarahkan saksi tak salah
Penangkap BW resmi jabat Direktur Tindak Pidana Ekonomi di Bareskrim
Anak buah Budi Gunawan naik jabatan jadi polemik, ini kata Polri

(mdk/efd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.