LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ngabalin: Tidak Boleh Ada Darah dan Air Mata Lagi Mengalir di Tanah Papua

Selain itu, Ngabalin berterimakasih atas kesadaran masyarakat di Papua dan sekitarnya untuk tidak terpancing emosi serta menjaga situasi kondusif.

2019-08-19 18:04:25
bentrokan Papua
Advertisement

Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin menyakini, inside yang terjadi di Papua maupun Jawa Timur tak akan berlangsung lama. Sebagai warga kelahiran Fakfak, dia mengatakan, tanah Papua merupakan tanah yang dijanjikan Tuhan untuk tak ada lagi darah dan air mata.

"Jadi tentunya sehari dua hari lah situasi ini akan damai dan sejuk dan banyak orang lain yang bisa menyampaikan pesan-pesan damai Tanah Papua itu tanah yang dijanjikan untuk Tuhan, jadi tidak boleh ada darah dan air mata lagi mengalir di tanah Papua," katanya di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (19/8).

Selain itu, Ngabalin berterimakasih atas kesadaran masyarakat di Papua dan sekitarnya untuk tidak terpancing emosi serta menjaga situasi kondusif.

Advertisement

"Saya Ali Mochtar Ngabalin tentu menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kesadaran masyarakat di Papua, Papua Barat, Sorong, Fakfak, Bintuni dan lainnya bisa menjaga situasi ini dengan aman dan damai," ujarnya

Dia menegaskan, pemerintah melarang keras menyebarkan konten foto maupun video di media sosial terkait insiden tersebut. Menurutnya, hal itu cenderung memprovokasi publik.

"Diimbau untuk kepada semua pihak untuk tidak menyebarkan foto-foto video-video yang cenderung memprovokasi publik, memprovokasi masyarakat, karena itu akan membuat situasi yang tidak bagus bagi orang Papua. Baik di Jayapura, baik di Manokwari, diseluruh tanah Papua maupun yang ada dibeberapa tempat lain," bebernya.

Advertisement

"Dalam rapat koordinasi tadi dengan pak Menko, diimbau kepada seluruh masyarakat bisa lebih teliti untuk tidak ikut menyebarkan berita-berita yang hoax, memprovokasi, konten-konten yang memanas-manasi. Sehingga tidak lebih banyak menimbulkan masalah negatif di publik," pungkas Ngabalin.

Baca juga:
Kerusuhan di Manokwari, Cak Imin Minta Perkuat Ikatan Persaudaraan
Kerusuhan di Manokwari, Mendagri Akan Panggil Gubernur Jatim dan Papua Barat
Mardani Ali Sera: Papua Perlu Cinta dari Kita Semua
Jika Kerusuhan di Papua Berlarut, Ekonomi Indonesia Bisa Terganggu
PDIP Kecam Ada Aksi Rasisme, Intoleransi dan Diskriminasi Terhadap Mahasiswa Papua
VIDEO: Klarifikasi Wali Kota Malang soal Isu Pemulangan Mahasiswa Papua
Kepala Suku Papua Desak Pemerintah Bentuk Menteri Adat

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.