Nelayan di Bengkulu jual mesin tempel bantuan pemerintah
Mesin tempel bantuan dari pemerintah diduga dijual oleh nelayan di Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Dinas Kelautan dan Perikanan setempat hingga kini masih menyelidiki kasus tersebut.
Mesin tempel bantuan dari pemerintah diduga dijual oleh nelayan di Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Dinas Kelautan dan Perikanan setempat hingga kini masih menyelidiki kasus tersebut.
"Kami akan selidiki siapa saja kelompok usaha bersama (KUB) nelayan yang pernah menerima bantuan mesin tempel. Kami ingin tahu masih ada atau tidak bantuan dari pemerintah itu," kata Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mukomuko Rahmad Hidayat di Mukomuko, Sabtu kemarin. Dikutip dari Antara.
Rahmad Hidayat mengatakan hal itu setelah instansinya menerima informasi dari sekretaris desa terkait beberapa nelayan yang diduga mendapatkan bantuan mesin tempel dari pemerintah setempat, kemudian dijual kepada nelayan lain.
"Kami minta desa melaporkan oknum nelayan setempat yang diduga menjual mesin tempel bantuan pemerintah daerah setempat kepada dinas ini," ujarnya.
Selain itu, dia berharap pemerintah desa di daerah itu ikut bersama-sama dengan dinas itu dalam melakukan pengawasan penggunaan bantuan mesin tempel dan alat tangkap ikan dari pemerintah setempat.
Rahmad mengakui keterbatasan jumlah personel untuk mengawasi penggunaan bantuan mesin tempel dan alat penangkap ikan di kelompok usaha bersama nelayan setempat.
"Mari kita bersama-sama mengawasinya agar tidak ada penyalahgunaan bantuan mesin tempel dan alat tangkap ikan," ujarnya.
(mdk/cob)