Nelayan dan rombongan pengantin kapal tenggelam ditemukan tewas
Sebelumnya, penumpang kapal pengantar pengantin itu memuat 22 orang. 13 orang selamat, 5 ditemukan meninggal dunia saat pencarian di hari pertama dan selanjutnya terakhir 4 orang ini yang hilang kemudian ditemukan juga tidak bernyawa lagi.
Syamsu Ngawing, (55), nelayan asal Kecamatan Mangara Bombang, Kabupaten Takalar yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut akhirnya ditemukan setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian sejak Jumat (7/7) kemarin.
Demikian juga dengan 4 korban kapal tenggelam di perairan Pulau Samatellu di Desa Mattiro Walie, Kecamatan Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkep. Kapal kayu kecil berkekuatan 4 GT itu memuat rombongan pengantar pengantin dari Pulau Samatellu yang terbalik dan tenggelam, Rabu (5/7) sekitar pukul 16.30 WITA.
"Baik nelayan di Kabupaten Takalar bernama Syamsu dan empat korban kapal tenggelam di Kabupaten Pangkep itu, semuanya ditemukan hari ini dalam kondisi tak bernyawa lagi," tutur Hamsidar, Humas Basarnas Makassar saat dikonfirmasi Sabtu, (8/7).
Hamsidar mengurai, penyelam menemukan Syamsu ditemukan tak bernyawa di kedalaman laut kurang lebih 10 meter. Syamsu ditemukan pada pukul 10.30 WITA Sabtu, (8/7). Lokasi kejadian tak jauh dari bagang ikan miliknya di Dusun Puntondo, Desa Laikang Kecamatan Mangara Bombang, Kabupaten Takalar. Korban dievakuasi ke rumah duka dan diserahkan ke pihak keluarga.
Sementara korban kapal tenggelam di Kabupaten Pangkep, setelah ditemukan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan.
"Jenazah empat korban kapal tenggelam di Pangkep itu masing-masing ditemukan mulai pukul 07.55 WITA hingga pukul 09.10 WITA," kata Hamsidar.
Adapun empat korban tewas yang baru ditemukan itu masing-masing Abdul Rahman, Haykal, Ansar dan Hamka.
Sebelumnya, penumpang kapal pengantar pengantin itu memuat 22 orang. 13 orang selamat, 5 ditemukan meninggal dunia saat pencarian di hari pertama dan selanjutnya terakhir 4 orang ini yang hilang kemudian ditemukan juga tidak bernyawa lagi.
Tim SAR korban di dua daerah ini masing-masing adalah Basarnas Makassar antara lain dibantu BPBD Takalar, BPBD Pangkep, Lanud Sultan Hasanuddin, Lantamal VI, Polairud Polda Sulsel l dan tim DVI Polda Sulsel.
Baca juga:
Syamsu hilang di laut, petugas hanya menemukan perahu dan sarung
Perahu terbalik, Santi terpisah dari suami saat gelombang menghantam
Kapal tenggelam di perairan Bulungan, balita Azizah ditemukan tewas
Jerat nyawa di kolam bekas tambang Kalimantan
Terpeleset saat main di sungai, Nur ditemukan tewas tenggelam
Bermain di kolam eks tambang di Kutai Barat, Novita tewas tenggelam
Tak lihai berenang, dua ABG tewas di kolam STPI Curug