Nekat, 2 kg paket ganja dikirim dari Aceh ke Samarinda via Pos
"Berani juga ya kirim paket narkoba di Kantor Pos."
Beribu cara dilakoni seseorang untuk beraksi kriminal. Termasuk dengan mengirimkan narkoba berupa paket ganja melalui kantor pos. Ironisnya, pelaku yang belum diketahui tersebut menyuruh seorang perempuan untuk mengambil paket ganja yang sudah 3 hari berdiam di Kantor Pos Besar Samarinda, Kalimantan Timur.
Kasat Reskoba Polresta Samarinda Kompol Belny Warlansyah mengatakan paket isi ganja tersebut terbongkar saat petugas di kantor Pos merasa curiga dengan adanya sebuah paket yang dibungkus kardus sudah 3 hari tak kunjung diambil pemiliknya.
"Informasinya, barang itu dari Banda Aceh, sudah 3 hari masuk (di kantor pos Samarinda)," ujar Belny saat dikonfirmasi merdeka.com, Senin (18/4).
Petugas kantor Pos yang curiga, lanjut Belny, langsung menghubungi kepolisian setempat menunggu seseorang mengambil paket tersebut. Benar saja, ada seorang perempuan yang mengambil paket sekitar pukul 08.15 Wita.
Setelah paket sempat digelar, berat sementara diperkirakan sekitar 2 kilogram. Wanita pengambil barang itu, ikut digelandang bersama paket ganja ke Mapolresta Samarinda sekitar pukul 09.30 WITA.
Peristiwa itu sempat mengundang perhatian warga yang tengah berada di Kantor Pos. Warga tidak menyangka, wanita yang diamankan kepolisian, terkait dugaan kasus narkoba.
"Berani juga ya kirim paket narkoba di Kantor Pos. Pakai cewek lagi yang mengambilnya. Orang-orang bisnis narkoba tidak kapok-kapoknya ya. Bagus aja, ditangkapi saja itu yang terlibat narkoba," kata Yusniati (46), salah seorang warga.(mdk/rhm)