Negara harus beri kualitas terbaik bila ingin memuliakan rakyat
Negara harus jamin kebutuhan dasar bila ingin memuliakan rakyat. Sandang dan papan juga menjadi fokus utama. Untuk itu, negara seharusnya memberikan akses untuk masyarakat terhadap kebutuhan tersebut.
Menjadi seorang pemimpin sudah seharusnya memuliakan rakyat. Terutama memiliki kewajiban menyediakan akses terhadap pangan, sandang dan papan berkualitas.
Untuk memenuhi kriteria itu, calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 4, Dedi Mulyadi, mengaku sudah memiliki skema untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat itu. Apalagi berdasarkan data, Dedi menyebut, belum semua masyarakat perkotaan dan pedesaan Jawa Barat sudah sejahtera. Indikatornya, beras sejahtera masih menjadi primadona masyarakat di simpul utama demografi di Jabar.
"Kalau ingin memuliakan rakyat, jangan berikan beras sejahtera kepada mereka. Rakyat harus diberikan beras kualitas premium. Negara harus menjamin kehidupan masyarakatnya," jelas Dedi, Selasa (19/6).
Menurut Dedi, sandang dan papan juga menjadi fokus utama. Untuk itu, negara seharusnya memberikan akses untuk masyarakat terhadap kebutuhan tersebut.
"Kebutuhan sandang dan tempat tinggal, itu negara juga harus hadir. Bukan berarti memberikan secara cuma-cuma, tetapi aksesnya diberikan melalui program tersistem," ujarnya.
Skema ini terinspirasi dari seorang buruh tani bernama Entin (46). Dedi melihat istri dari seorang buruh cangkul itu memiliki tangan bertekstur keras akibat sering bekerja kasar.
Menurut Dedi, penyelenggara negara seharusnya malu kepada Entin. Ini dikarenakan tidak ada fasilitas dari negara diperolehnya untuk bekerja sehari-hari.
"Tangannya Mak Entin keras karena rajin bekerja. Kita seharusnya malu, untuk bekerja saja selalu menuntut fasilitas. Mak Entin tetap berusaha tanpa fasilitas dari Negara," ungkapnya.
Baca juga:
Politikus PDIP sebut pihak yang protes Iriawan jadi Pj Gubernur salah tafsir UU
Ini dasar hukum yang dipegang Kemendagri terkait Komjen Iriawan
Dedi Mulyadi akan bentuk tim advokasi khusus warga kurang mampu di Jabar
Deddy-Dedi minta timses tak balas dendam kampanye hitam dan fokus sosialisasi
Komjen Iriawan jadi Pj Gubernur Jabar, FUIB desak Presiden copot Mendagri