Nazar ancam beberkan proyek fiktif Merpati di DPR
Menurut Nazar, yang bermain proyek fiktif tersebut adalah pemerintah dan DPR. Dia menegaskan tak ada perjalanan ke China
Terdakwa wisma atlet, M Nazaruddin seolah tahu banyak hal tentang permainan di DPR RI. Nazar kini kembali mengancam akan membuka praktek korupsi di lembaga dahulunya bertugas itu.
"Nanti saya akan secara resmi melapor ke KPK terkait proyek fiktif senilai US$ 200 Juta yang Pesawat Merpati," ujar Nazaruddin kepada wartawan seusai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, (2/4/2012).
Namun, Nazar tidak menegaskan kapan dan dalam hal apa dugaan korupsi di proyek tersebut terjadi. Dia hanya menyebut proyek tersebut terjadi terkait kasus pesawat Merpati.
"Coba dicek ada rombongan DPR yang berangkat ke China itu proyek US$ 200 juta yang pesawat Merpati dari China itu bohong. Itu sudah bagi-bagi proyek di DPR," tegas Nazar.
Menurut Nazar, yang bermain pada proyek fiktif tersebut adalah pemerintah dan DPR RI. Dia menegaskan tidak ada perjalanan ke China saat itu.
Nazar mengaku ketika itu menolak rencana tersebut. Namun, dia justru disemprot oleh pimpinan Fraksi Partai Demokrat.
"Dari komitmen itu ada yang diserahkan US$ 100 ribu dan US$ 50 ribu untuk DPP Demokrat. Saya tidak mau terima uang-uang itu," imbuhnya.
Nazar mengklaim punya bukti. Namun, dia mempertanyakan apakah KPK berani menyelidiki laporannya tersebut.
"Nanti saya tunjukkan bukti lampiran, laporan selama saya dari Bendahara Umum. Terima uang korupsi itu berapa-berapa saja," tegasnya.(mdk/hhw)