LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Nasir Jamil minta polisi objektif usut kasus saracen

Munculnya kelompok-kelompok saracen juga dianggapnya bukan hal yang mengejutkan, terlebih lagi Nasir menduga menduga kelompok-kelompok seperti saracen akan menjamur jelang Pilkada 2019 mendatang.

2017-09-03 10:50:12
Grup Saracen
Advertisement

Anggota Komisi III DPR fraksi PKS, Nasir Jamil mendesak pihak kepolisian objektif dalam menangani kasus saracen. Dia berharap agar pengusutan kasus tersebut tidak terkontaminasi dengan kepentingan tertentu, seperti politik.

"Kelompok orang itu tidak bisa didiamkan harus diusut, tapi saya inginkan pengusutan objektif artinya jangan sampai pengusutan ini dalam tanda kutip ada muatan di luar penegakan hukum sendiri," ujar Nasir di kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Minggu (3/8).

Munculnya kelompok-kelompok saracen juga dianggapnya bukan hal yang mengejutkan, terlebih lagi Nasir menduga menduga kelompok-kelompok seperti saracen akan menjamur jelang Pilkada 2019 mendatang.

Advertisement

Melihat ada potensi seperti itu menurut Nasir sebagai ancaman tersendiri bagi demokrasi di Indonesia.

Tidak hanya itu saja, keberadaan kelompok penebar kebencian juga akan berdampak terhadap stabilitas politik dan akan berimbas dalam penuntasan kasusnya. Bahkan dia menyebut tidak sedikit penanganan kasus hampir serupa dengan saracen tidak tuntas penanganannya.

"Seringkali kita lihat soal ini enggak tuntas. Muatannya di luar penegakan hukum dalam tanda kutip ada muatan politisnya," tukasnya.

Advertisement

Kendati demikian, dia mengaku lega dengan terungkapnya pelaku penebar kebencian yang tergabung dalam kelompok bernama saracen.

Baca juga:
Polri tegaskan akan usut pengguna jasa Saracen
Sebelum ditangkap, bos Saracen sempat akan buat proposal untuk klien
Sekjen PDIP sepakat akun penyebar kebencian di media sosial harus diberantas
Mabes Polri: MAH dibekuk di Pekanbaru pendiri kelompok Saracen
Saracen belum diblokir untuk memudahkan penyidikan polisi

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.