Napi LP Kota Magelang ditemukan tewas gantung diri
Agus Supriyanto bin Sarno alias Agus Tembak (34) tewas mengenaskan.
Agus Supriyanto bin Sarno alias Agus Tembak (34) narapidana Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II Kota Magelang, ditemukan tewas gantung diri di salah satu ruangan LP setempat Sabtu (5/1) sekitar pukul 07.30 wib.
Saat ditemukan, terpidana kasus pemerasan itu masih dalam keadaan hidup. Sayang, nyawanya tidak tertolong meski sempat mendapat perawatan selama 20 menit di RS Lestari Raharja Kota Magelang.
Kepala LP Magelang, I Made Darmajaya mengatakan, kronologi kejadian bermula saat petugas memerintahkan seluruh warga binaan (napi), berkumpul di lapangan untuk melakukan senam pagi bersama-sama sekitar pukul 07.00 WIB.
Saat petugas memeriksa keberadaan para napi, ternyata korban tidak ada. Saat ditanyakan kepada napi lain, diketahui jika korban yang berasal dari Muntilan itu, ijin ke kamar mandi terlebih dahulu. Ditunggu selama beberapa saat, korban tidak juga datang. Karena curiga, petugas pun mencarinya.
"Saat tiba di ruang kerja, petugas kami curiga melihat tralis jendela sedikit terbuka. Benar saja, saat dicek korban terlihat sudah tergantung diatap ruang kerja, menggunakan kain sarung dan seutas tali. Saat kami periksa, ia sebenarnya belum meninggal. Namun setelah mendapat perawatan di RS Lestari Rahaja selama sekitar 20 menit, nyawanya tidak tertolong," terangnya.
Diungkapkan, jika korban sebenarnya tinggal menyisakan hukuman penjara sekitar tujuh bulan dari 7 tahun 6 bulan masa hukumannya.
"Hingga saat ini, kami belum tahu penyebabnya. Teman-temannya sesama penghuni, juga tidak pernah diajak komunikasi tentang permasalahannya. Dalam pergaulanan sehari-hari, korban juga dikenal baik dan mudah bergaul dengan teman-temannya. Tidak heran, ia diangkat sebagai ketua kelompok kerja oleh teman-temannya," tegasnya.
Sementara itu, jenasah korban diambil keluarganya sekitar pukul 10.15 wib.
"Sejauh ini, keluarga sudah mengiklaskan kepergiaanya. Jadi untuk saat ini, sudah tidak ada masalah lagi," tandasnya.
(mdk/ian)