Napi LP Kedungpane Semarang ditemukan tewas di depan sel
Diduga karena sakit, seorang narapidana (napi) LP Kelas I Semarang ditemukan tewas di depan sel.
Diduga karena sakit, seorang narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas I Semarang ditemukan tewas di depan sel tahanan Blok A-7, Senin (5/3). Kini napi tersebut sudah diserahkan ke pihak keluarga di rumah duka.
Napi nahas itu adalah Sony Morandi (39), warga Jalan Kranggan Dalam No 27 N RT 01/RW I Kranggan, Semarang Tengah. Ia baru menjalani hukuman 1,5 tahun dari vonis PN Semarang 4 tahun 3 bulan.
Yubaidi (27) saksi kejadian yang juga warga Dusun Srobyong Mlonggo Jepara dan Khoirul Anas (27), warga Pasar Jambu Mlonggo Jepara serta Budi Purnomo (27), warga Jalan Parna Raya Barat No 127 Gedanganak Unggaran Kabupaten Semarang menyebutkan sebelum ditemukan tewas, korban sudah mengeluh kalau dadanya sakit nyeri sekira 09.10 WIB.
“Dia sudah ngeluh kalau dadanya sakit nyeri,” ujar Yubaidi saat dihubungi merdeka.com.
Beberapa jam setelah itu, ternyata korban tergeletak di depan sel nya dalam kondisi tidak bernyawa. Kejadian itu pun langsung dilaporkan ke petugas lapas dan korban dibawa ke Pendopo LP dan dilarikan ke Poliklinik.
“Di poliklinik ditangani oleh Drg. Prabowo (dokter piket) dan setelah diperiksa ternyata korban sudah meninggal,” tambah Yubaidi.
Kejadian itu pun dilaporkan ke Polsek Ngaliyan. Dan setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan korban, polisi tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan. Dan selanjutnya korban diserahkan ke keluarganya.
Korban merupakan napi kasus Narkoba yang divonis PN Semarang dengan putusan 4 tahun 3 bulan pada tahun 2010. Dan saat ditemukan tewas, korban sudah menjalani 1,5 tahun masa tahanan.(mdk/war)