LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Namanya disebut terima uang proyek e-KTP, Puan dukung proses hukum di KPK

Politikus PDI Perjuangan Puan Maharani mengaku siap jika dikonfrontir terkait perkataan terdakwa kasus dugaan korupsi proyek e-KTP Setya Novanto terkait penerimaan uang USD 500.000. Puan meminta Novanto berkata sesuai fakta dan tidak dari kabar saja tanpa ada bukti.

2018-03-23 17:05:09
Korupsi E-KTP
Advertisement

Politikus PDI Perjuangan Puan Maharani mengaku siap jika dikonfrontir terkait perkataan terdakwa kasus dugaan korupsi proyek e-KTP Setya Novanto terkait penerimaan uang USD 500.000. Novanto menyebut nama Puan sebagai salah satu penerima dana e-KTP saat sidang di pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (22/3).

"Kita mendukung proses yang ada di KPK. Atau proses hukum yang sedang berjalan jadi semuanya itu ini masalah hukum harusnya dasarnya itu fakta-fakta hukum," kata Puan di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (23/3).

Dia meminta Novanto berkata sesuai fakta dan tidak dari kabar saja tanpa ada bukti. "Kita enggak bisa kemudian katanya ini katanya itu. Namun yang bisa saya sampaikan bahwa apa yang jadi pernyataan pak SN itu enggak benar adanya," kata Puan.

Advertisement

Diketahui sebelumnya, nama Puan disebut oleh terdakwa Setya Novanto saat pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor, Kemarin. Novanto juga mengakui adanya realisasi pemberian uang ke sejumlah pihak, termasuk Komisi II DPR dan Ketua Fraksi.

Adanya realisasi tersebut diketahui Novanto dari Made Oka saat berkunjung ke kediamannya bersama dengan Andi Agustinus alias Andi Narogong. Saat itu, Made mengatakan jatah untuk orang-orang di DPR telah dieksekusi. Uang korupsi tersalur melalui Andi dan Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, keponakan Setya Novanto.

"Untuk Komisi II, Pak Chairuman sejumlah USD 500.000 dan untuk Ganjar sudah dipotong oleh Chairuman dan untuk kepentingan pimpinan Banggar sudah sampaikan juga ke Melchias Mekeng USD 500.000, Tamsil Linrung USD 500.000, Olly Dondokambey USD 500.000, di antaranya melalui Irvanto," ujarnya merinci.

Advertisement

"Ada juga ke Pramono Anung dan Puan Maharani USD 500.000," imbuhnya.

Baca juga:
Puan akui kenal Made Oka Masagung tapi tak pernah bahas proyek e-KTP
Syarief Hasan sebut pernyataan Sekjen PDIP ganggu penjajakan koalisi
Akbar soal duit e-KTP mengalir ke Rapimnas Golkar: Sudah diselesaikan Novanto
Panas karena 'nyanyian' Setnov, PDIP & Demokrat diminta PSI menahan diri
Puan bantah tuduhan Novanto terima USD 500 ribu dari proyek e-KTP
Pramono Anung minta Setnov tak asal catut nama di sidang e-KTP
Jokowi persilakan KPK periksa Pramono Anung dan Puan terkait korupsi e-KTP

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.