LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Nama menu berbau pornografi, warung Kedai 24 di Yogya diprotes

Menu Kedai 24 merupakan singkatan-singkatan dari masakan seperti Sodomie, Gigolo, Peniz, Pelacur dan lainnya.

2015-03-30 11:33:25
Menu Porno Kedai 24 Yogya
Advertisement

Sebuah warung Kedai 24 yang berada di jl. Damai, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta mendapat protes dari Forum Komunikasi Psikolog Puskesmas Se-Kabupaten Sleman. Hal ini karena nama menu di Kedai 24 berbau pornografi.

Protes tersebut disebarkan melalui pesan broadcast BBM. Dalam pesan tersebut disampaikan keberatan atas penulisan menu yang vulgar.

"Saat ini kami dari forum komunikasi psikolog puskesmas se kabupaten sleman merasa resah dengan usaha Kedai 24 yang menggunakan konsep menu 'vulgar' di setiap nama pada makanan dan minuman yg dijual. Sehingga kami merasa perlu mengkoreksi konsep tsb," bunyi pesan dari warga mengatasnamakan Forum Komunikasi Psikolog Puskesmas Se-Kabupaten Sleman.

Advertisement

Dari pantauan merdeka.com, nama menu-menu yang disajikan dalam daftar menu Kedai 24 merupakan singkatan-singkatan dari masakan seperti Sodomie (Semangkok olahan indomie), Pelacur (Pemusnah Lapar Cukup Rasional), Gigolo (Gerombolan Nasi Goreng Sesuka Lo), Peniz (Spesial Nasi Soziz) dan lainnya.

Lewat pesan BBM tersebut mereka juga menuntut agar pemilik Kedai 24 mengganti nama menu makanan, konsep warung, dekorasi dan interior.

"Kami masih menunggu tenggang 2x24jam agar pemilik melakukan perubahan," lanjut pesan tersebut.

Advertisement

Dalam pesan tersebut mereka juga mencantumkan nama pemilik Kedai 24 serta nomor handphonenya supaya masyarakat bisa turut mengirimkan keberatan terhadap menu yang berbau pornografi.

Saat ini pemilik Kedai 24, Arismanto pun sudah dipanggil ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Sleman untuk mengklarifikasi hal tersebut.

Baca juga:
Awalnya, ditemukan 1 pohon durian merah di Banyuwangi
Durian merah Banyuwangi paling diburu, Risma sempat 'todong' Anas
Festival buah di Banyuwangi, warga berebut durian
Sego Tempong khas Banyuwangi siap 'pukul' wisatawan mancanegara
Restoran milik WNI di London ajak Pemda Indonesia promosi kuliner
Bermodal Rp 1 juta, pria Indonesia ini jadi juragan sate di Amerika

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.