Nadiem akan Kaji Wacana PPN Untuk Sekolah
Nadiem berjanji memastikan akan membawa polemik wacana PPn untuk sekolah ke internal pemerintah. Untuk didiskusikan lebih lanjut.
Mendikbudristek, Nadiem Makarim, mengatakan dirinya bakal menyampaikan sikap Komisi X terkait PPn untuk sekolah. Dia mengatakan, pihaknya akan juga akan mengkaji wacana kebijakan tersebut.
"Mengenai wacana penambahan pajak PPn untuk sekolah. Itu tentunya akan kami kaji," kata dia, dalam rapat dengan Komisi X, Selasa (15/6).
Sebab pihaknya perlu melihat lebih jauh terkait wacana PPn dengan memperhatikan kondisi yang terjadi di lapangan.
"Karena kami juga harus mendalami dahulu untuk melihat situasinya," sambung dia.
Namun, yang pasti dia memastikan akan membawa polemik wacana PPn untuk sekolah ke internal pemerintah. Untuk didiskusikan lebih lanjut.
"Tapi pesan itu akan kami bawa ke internal pemerintah pusat," tegas Nadiem.
Komisi X menyampaikan keberatan atas rencana penarikan PPn dari sekolah. Salah satunya disampaikan oleh Anggota Komisi X Dede Yusuf.
"Kami dari fraksi Demokrat juga menolak apabila sekolah diberikan pajak," ujar dia dalam rapat yang sama.
Penolakan tersebut, tegas Dede, berdasarkan pertimbangan atas situasi sulit yang sedang dihadapi lembaga pendidikan saat ini. PPn sekolah dikhawatirkan akan berujung pada naiknya beban orang tua.
"Karena saat ini semua sekolah sudah megap-megap dan tidak mungkin untuk menambah beban nanti kepada orang tua," tandas dia.
Baca juga:
Nadiem Beberkan Strategi Buat Guru Semangat Bertugas di Daerah Terpencil
Ketum PAN: Tidak Adil Sembako dan Pendidikan Dipajaki
Ini Alasan DJP Yakin Pajak Pendidikan Tidak Akan Sebabkan Angka Putus Sekolah Naik
Komisi X Sebut Pendidikan Kena Pajak Bertentangan dengan Cita-Cita Bangsa
NU Nilai Wacana Pajak Pendidikan Bertentangan dengan Upaya Mencerdaskan Bangsa
Dampak Panjang Penerapan PPN, Kemiskinan Melonjak Hingga Sekolah Gulung Tikar
Pengenaan PPN Mempersempit Akses Pendidikan Masyarakat Kelas Bawah