Nachrowi bantah terkait dengan penggelembungan DPT
"Pak Fauzi dan saya ingin pemilukada ini berjalan Jurdil dan Luber," kata Nachrowi Ramli.
Selama ini kubu pasangan Fauzi Bowo, Nachrowi Ramli berdiam diri ketika para calon lain meributkan soal daftar pemilih tetap (DPT). Mereka pun sempat disebut-sebut akan mendapat keuntungan dari masalah DPT tersebut. Namun Nachrowi Ramli membantah bahwa pihaknya memakai cara curang untuk memenangkan pilkada.
"Pak Fauzi dan saya ingin pemilukada ini berjalan Jurdil dan Luber," kata Nachrowi kepada wartawan di kediamannya, Kamis (7/6).
Oleh karena itu, lanjut Nara, kami sangat mendukung ketika DPT ini bersih dari niat yang tidak baik. "Jika kami dituduh, kami hanya dapat berdoa, mudah mudahan yang nuduh diampuni dosanya oleh Tuhan Yang Maha Esa," ujarnya.
Terkait PNS yang tidak netral, menurut politisi asal Partai Demokrat itu, hal tersebut dilakukan oleh oknum dan dia pun meminta untuk tidak menggeneralisir hal tersebut ke semua PNS.
"Kalau itu oknum, tapi jangan digeneralisir, namun mereka kan juga tahu bahwa PNS itu tidak boleh berpihak, ketika berpihak maka itu adalah tindak pidana. Sekali lagi, kalau ada laporan seperti itu, mari kita salurkan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," katanya.
Dia pun mengimbau jika masyarakat menemukan hal seperti itu maka segera melapor ke Polda agar segera ditindaklanjuti.
"Sebab kalau baru isu, itu nanti kasihan rakyat. Banyak nanti merasa dibohongi, jadi sekali lagi salurkan melalui jalur hukum yang berlaku," pungkasnya.(mdk/did)