Musim hujan reda,tangkapan ikan nelayan Muara Angke masih rendah
Nelayan budi mengatakan bulan April ini ikan hasil tangkapannya hanya mencapai 5 ton. Biasanya bisa mencapai 20 ton.
Meski musim hujan mereda, namun belum begitu berpengaruh pada cuaca di perairan Indonesia. Hal tersebut berimbas pada tangkapan para nelayan di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, yang masih jauh dari biasanya.
Seorang nelayan, Budi Wahyu Prayitno (32) mengatakan, pada bulan April ini ikan hasil tangkapannya hanya mencapai 5 ton. Padahal ketika cuaca perairan membaik, ia bisa memperoleh ikan hingga 20 ton dalam sekali melaut.
"Kadang ombaknya cukup tinggi hingga dua meter, kadang pula ombaknya kecil. Jadi cuaca selama di laut kurang menentu," ujar Budi, Kamis (17/4).
Hal tersebut berimbas pada omzet yang menurun drastis. Menurut Budi, saat perairan dalam kondisi normal dirinya mampu menghasilkan Rp 1 miliar. Sementara pendapatan kali ini hanya berkisar Rp 300 juta.
"Hasil Rp 300 juta ini pun tidak sepadan dengan ongkos melaut selama dua bulan ini. Untuk sekali melaut saja bisa menghabiskan dana Rp 200 jutaan," keluh Budi.
Sementara itu, Kepala Pelelangan Ikan Muara Angke, Ibrahim mengakui rendahnya hasil tangkapan ikan para nelayan kali ini memang cuaca yang tidak menentu. Ibrahim mengatakan, pada pekan ini tercatat ada 12 kapal nelayan yang sandar di Pelabuhan Muara Angke.
"Kalau cuacanya bagus para nelayan bisa memperoleh ikan 7-10 ton per kapal. Sementara, kali ini hanya 3-5 ton per kapal saja," jelas Ibrahim.
Menurut Ibrahim, rendahnya tangkapan kali ini dialami oleh para nelayan yang melaut pada bulan Januari-Februari lalu. Kala itu cuaca di laut sedang buruknya. Sementara, bagi nelayan yang minggu ini berangkat melaut, diprediksi tangkapannya akan meningkat 20 persen.
"Makanya tangkapan ikan kali ini masih rendah, sebab nelayan yang pulang ini adalah nelayan yang pada Januari-Februari lalu berangkat melaut," kata Ibrahim.
Ibrahim menjelaskan sedikitnya ada tiga rangkaian musim tangkapan ikan yang biasa dialami oleh para nelayan. Ketiga musim itu, adalah bulan Januari sampai April biasanya tangkapan ikan mencapai 40 ton, sedangkan Mei-Juli tangkapan ikan sebanyak 50-60 ton, lalu Agustus sampai Desember nelayan bisa mendapatkan hingga 80-100 ton ikan.(mdk/did)