LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mungkinkah Paspampres bakal kewalahan kawal Jokowi?

Apakah pengamanan ketat ini tidak akan mengganggu kebiasaannya blusukan?

2014-08-23 10:17:00
Jokowi Presiden RI Ke-7
Advertisement

Sejak Jumat (22/8) kemarin, Presiden terpilih Joko Widodo ( Jokowi ) sudah dikawal Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Jokowi tak lagi dikawal personel kepolisian.

Personel Paspampres berasal dari TNI. Paspampres pun dibagi dalam beberapa grup. Ada Grup A, B, C dan D.

Grup A bertugas melaksanakan pengamanan fisik jarak dekat terhadap Presiden RI beserta keluarganya. Grup B, berkekuatan 4 Detasemen, melaksanakan pengamanan fisik jarak dekat terhadap Wakil Presiden RI beserta keluarganya. Sedangkan Grup D berkekuatan 2 Detasemen melaksanakan pengamanan fisik jarak dekat terhadap mantan Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarganya.

Sebagai presiden terpilih, Jokowi pada 20 Oktober akan dilantik menjadi presiden. Tentu saja pengamanan terhadap Jokowi akan lebih ketat. Apakah pengamanan ketat ini tidak akan mengganggu kebiasaannya blusukan?

Jokowi akan atur Paspampres

Sejak kemarin Jokowi sudah dikawal Paspampres. Penjagaan oleh Paspampres artinya pengawalan lebih ketat, prosedural dan terstruktur dibanding sebelumnya. Meski demikian, sosok yang akrab disapa Jokowi ini mengaku pengawalan ketat tak akan mempengaruhi mobilitasnya.

Jokowi mengatakan, dirinya tidak akan mudah begitu saja diatur oleh Paspampres. "Ya namanya kami atur, masak saya yang diatur Paspampres. Masa saya yang diatur protokol, nggak kebalik-balik?," ujar Jokowi .

Menjadi Presiden dengan pengawalan paspampres, lanjut Jokowi , tidak akan mengurangi kegiatannya blusukan ke daerah-daerah. "(Blusukan) Masih," tutup Jokowi .

Advertisement

Jokowi ingin tetap dekat dengan rakyat

Presiden terpilih Joko Widodo mengaku belum ada koordinasi terkait pengamanan melekat menggunakan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

"Belum, belum ke saya, nanti kalau sudah ke saya nanti saya akan atur bagaimana agar tetap dekat dengan dikau-dikau (wartawan) juga bisa dekat dengan rakyat, masyarakat tepi kondisi tetap aman, gitu," kata Jokowi .

Jumlah personel pengamanan Paspampres yang melekat bagi Presiden beserta keluarganya adalah sebanyak 37 orang. Fasilitas berupa mobil pengawalan sebanyak 7 mobil dan pengawalan motor sebanyak 3.

Advertisement

Minta dikawal 3 mobil saja

Jokowi mengaku menginginkan pengawalan yang minimal agar bisa tetap bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Itu standarnya, tetapi kan masih kita itung kalau tidak cukup ya 3 saja. Kalau aman ya 3 saja. Kalau harus 7 (mobil) angka keamanan itu tidak bisa ditawar, ya 3 saja," ucap Jokowi .

Terkait pengawal yang mengikuti dirinya semenjak masih banyak beraktivitas di Solo, Jokowi mengatakan dirinya berharap ada ruang pengawalan pribadi yang bisa diisi oleh para pengawalnya tersebut.

"Belum ngerti, bisa saja dalam ruang kawal pribadi kan bisa. Kawal pribadi kan bisa saja buat mengawal istri.

Paspampres yakin bisa jaga Jokowi

Asisten Operasi Komandan Paspampres, Kolonel Achmad Budi Handoyo mengatakan, pasukannya telah memiliki pengalaman banyak terhadap pengawalan dan pengamanan terhadap presiden dan wakil presiden. Terlebih pengawalan terhadap presiden yang memiliki gaya unik seperti halnya Presiden Gus Dur.

"Kami ingat dulu Bapak Gus Dur, Habibie, kita menyesuaikan dan adaptasi dengan kegiatan tersebut," kata Budi Handoyo kepada wartawan usai serah terima pengamanan kepada TNI di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (22/8).

Menurut Handoyo, Paspampres tidak akan kesulitan dalam melakukan pengawalan dan pengamanan terhadap Jokowi dengan gaya kerja blusukannya. Sebab, kata dia, sudah ada aturan dan mekanisme yang dipegang Paspampres dalam menjalankan tugas-tugasnya.

"Kami punya SOP, tapi tidak menghilangkan dari standar maksimum. Jadi kita fleksibel, tapi standar maksimum keamanan kami tidak akan kurang," jelasnya.

Oleh karena itu, lanjut Handoyo, pihaknya akan secara intensif menjalin komunikasi dengan Jokowi mengenai pengawalan dan pengamanan yang akan diterapkannya. "Jelas pasti kami akan koordinasi. Sistem pengamanan kami adalah maximum security, tapi nyaman," tegasnya.

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.