LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mundur dari Demokrat, koordinator tim hukum NH-Aziz gabung ke Golkar

NH memimpin seremoni peresmian bergabungnya Aliyas dkk ke Golkar. Hal tersebut ditandai dengan pemberian Kartu Tanda Anggota alias KTA dan pemakaian jaket Golkar. Usai prosesi itu, ketiga kader baru Golkar itu kompak melakukan salam Sulsel Baru bersama Nurdin.

2018-02-18 10:42:00
Pilgub Sulsel
Advertisement

Koordinator Tim Hukum Pasangan Calon Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar Aliyas Ismail, resmi bergabung dengan Partai Golkar, Sabtu (17/2) malam.

Aliyas menyusul langkah Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal alias Deng Ical, yang mundur dari Partai Demokrat dan hijrah ke Partai Golkar. Bergabungnya Aliyas ke Golkar semakin memantapkan upaya pemenangan pasangan tegas, merakyat dan religius.

Peresmian bergabungnya Aliyas dirangkaian dengan pelantikan dan pengukuhan Tim Marancha NH-Aziz di kediaman Nurdin, Jalan Mapala Kota Makassar. Selain Aliyas, ada dua tokoh lain yang ikut bergabung dengan Golkar. Mereka adalah Arman Jaya dan Nurul Hidayah yang juga pembina Tim Marancha NH-Aziz.

Advertisement

Aliyas Ismail ©2018 Merdeka.com

NH memimpin seremoni peresmian bergabungnya Aliyas dkk ke Golkar. Hal tersebut ditandai dengan pemberian Kartu Tanda Anggota alias KTA dan pemakaian jaket Golkar. Usai prosesi itu, ketiga kader baru Golkar itu kompak melakukan salam Sulsel Baru bersama Nurdin.

Advertisement

NH mengaku senang atas bergabungnya ketiga tokoh itu dalam kepengurusan Golkar. Toh, mereka memiliki kapabilitas mumpuni untuk membesarkan partai. Aliyas contohnya merupakan pengacara tenar yang jelas ahli hukum.

"Bergabungnya Pak Aliyas jelas menambah kekuatan Golkar. Tentu juga untuk pemenangan NH-Aziz yang diusung Golkar," kata Nurdin.

Sementara itu, Aliyas mengaku pilihannya bergabung ke Golkar atas pertimbangan matang. Langkah itu juga merupakan perwujudan komitmen dan profesionalitas dalam bekerja memenangkan NH-Aziz. Pasalnya, sebagai Koordinator Tim Hukum NH-Aziz, tentunya konsentrasinya akan terpecah bila tetap di Partai Demokrat yang mendukung kandidat lain.

Aliyas melanjutkan kepindahannya ke Golkar pun telah melalui mekanisme dan prosedur. Ia mundur dan pamit secara baik-baik. Aliyas sendiri sewaktu di Demokrat Sulsel merangkap dua jabatan strategis yakni Ketua Divisi Hukum dan Sekretaris Badan Pengawas. Di Golkar, ia diamanahkan sebagai Wakil Sekretaris Bidang Kepartaian.

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.