LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Muncul Klaster Sangon DIY, 40 Warga Positif Covid-19 dari Hasil Tracing 90 Orang

"Klaster Sangon ini terdiri dari dua wilayah, yakni Dusun Sangon yang masuk Desa Kalirejo, dan Dusun Kadigunung dan Tapen, Desa Hargomulyo," katanya.

2021-05-11 16:51:01
Covid-19
Advertisement

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menemukan adanya Klaster Sangon di Desa Hargomulyo dan Kalirejo, Kecamatan Kokap, di mana puluhan warga terkonfirmasi positif COVID-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Selasa (11/5), mengatakan Klaster Sangon berawal dari 1 Mei dimana Puskesmas mendapat laporan bahwa beberapa masyarakat di Sangon bergejala.

"Dari 1 Mei sampai hari ini, kami sudah melakukan tracing kepada 90 orang dan hasilnya, 40 pasien terkonfirmasi positif COVID-19. Dari 40 positif tersebut dari 32 test PCR dan antigen delapan orang," kata Baning.

Advertisement

Ia mengatakan dari wilayah tersebut ada dua orang yang meninggal dunia, karena belum diswab, pihaknya belum dapat menyimpulkan atau memberikan dugaan, dan masih ada dua orang yang diisolasi di rumah sakit.

Kemudian, tracing lanjutan yang hari ini dilaksanakan keluar 24 orang yang positif. Selain itu, hari ini, pihaknya mengirim kembali 46 sempel test PCR ke Balai Besar Veteriner Wates untuk diuji laboratorium. Semoga, Rabu (12/5) masih ada pemeriksaan, sehingga dapat diambil keputusan atas Klaster Sangon.

"Klaster Sangon ini terdiri dari dua wilayah, yakni Dusun Sangon yang masuk Desa Kalirejo, dan Dusun Kadigunung dan Tapen, Desa Hargomulyo," katanya.

Advertisement

Adapun rincian penyebaran pasien positif COVID-19 dari Klaster Sangon, yakni 26 kasus di Sangon, 13 kasus di Kadigunung, dan satu kasus di Tapen. Dari Klaster Sangon ini, yang bergejala hanya delapan orang.

"Awalnya, warga melakukan rapid antigen mandiri, dan hasilnya positif. Kemudian lapor ke puskesmas, dan kami langsung tidak lanjuti dengan melakukan tracing. Berdasarkan tracing, kontak mayoritas di mushalla," katanya.

Baning mengatakan saat ini, Satgas COVID-19 Desa Kalirego dan Hargomulyo, Kecamatan Kokap sudah bergerak cepat dengan melakukan tracing dan pengawasan isolasi mandiri. Hal yang menjadi catatan, ada warga yang tidak mau diswab dengan alasan hasil rapid antigen mereka negatif.

"Hal ini yang perlu diluruskan bahwa hasil rapid antigen negatif karena kontak harus dilakukan tes PCR. Kami masih melakukan pendekatan kepada masyarakat tersebut, dan pengawasan dalam isolasi mandiri," kata Baning.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, hari ini ada penambahan 48 kasus, 24 kasus diantaranya dari Klaster Sangon. Sehingga total kasus di wilayah ini mencapai 5.358 kasus dengan rincian 34 isolasi rumah sakit, 570 isolasi mandiri, 4.123 selesai isolasi, 531 sembuh dan 100 meninggal dunia.

Baca juga:
Satgas: Tempat Wisata di Zona Merah dan Oranye Dilarang Buka Selama Libur Lebaran
Antisipasi Lonjakan Kasus Usai Lebaran, Ganjar Minta RS Buka Kembali ICU Covid-19
Epidemiolog: Indonesia Tunggu 'Bom' Covid-19 Lebih Besar Meledak
Warga Positif Covid-19 dari Klaster Keluarga Besar di DIY Bertambah 19 Orang
Satgas Covid-19: Silaturahim Virtual Tak Mengurangi Esensi Pertemuan Fisik

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.