LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mulut dibekap, pelajar SMA disodomi pria 51 tahun di SPBU

SP (51) memiliki kelainan seksual setelah dilaporkan seorang remaja 16 tahun yang mengaku disodomi ‎di SPBU Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau.‎ Korban diajak pelaku yang sudah dikenalnya untuk ‎datang ke lokasi kejadian.

2017-03-06 02:00:00
pencabulan
Advertisement

SP (51) memiliki kelainan seksual setelah dilaporkan seorang remaja 16 tahun yang mengaku disodomi ‎di SPBU Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau.‎ Korban diajak pelaku yang sudah dikenalnya untuk ‎datang ke lokasi kejadian.

Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Dodi Vivino‎ mengatakan, ‎laporan korban sudah diterima dan kasus tersebut masih diselidiki kepolisian. Dikatakannya, korban yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA) itu tak curiga ketika diajak pelaku untuk datang ke lokasi.

‎"Ketika sampai di SPBU, korban diajak masuk ke dalam toilet di tempat itu‎. Kemudian diduga terjadi pemaksaan perilaku cabul yang menyimpang oleh pelaku terhadap korban," kata Dodi, Minggu (5/3).

Meski sempat melawan, namun korban menyerah karena kalah tenaga. Mulut korban pun dibekap agar tidak berteriak, berkali-kali korban mencoba lepas dari jeratan pelaku namun sia-sia hingga menjadi korban pencabulan.

Setelah puas melakukan ‎perbuatan bejatnya itu, pelaku kemudian mengantarkan korban pulang ke rumahnya. Setibanya di halaman rumah korban, pelaku langsung pulang dan mengancam agar korban tak menceritakan kejadian itu kepada siapapun.

Namun korban menceritakan kejadian yang dialaminya kepada ibu kandungnya Ir (33), warga Kecamatan Tampan. Tak terima atas kejadian itu, sang ibu melaporkan pelaku ke SPKT Polresta Pekanbaru, agar pelaku ditangkap.

"Saat ini kasusnya tengah di tangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Pekanbaru. Anggota di lapangan masih bekerja untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku," pungkasnya.(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.